Komunikasi MER-C Jakarta-Gaza Terputus

Akibat serangan Israel ke Jalur Gaza
Akibat serangan Israel ke Jalur Gaza
Sumber :
  • Associted Press

VIVAnews - Tiga relawan yang ikut misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina dikabarkan tewas karena kapal yang membawa mereka ditembaki Israel. Turut dalam misi itu relawan dari Medical Emergency Rescue Committee atau Mer-C. Menurut Ketua Presidium Mer-C Jose Rizal, kontak satelit dengan tim relawan sulit dilakukan.

"Saya sudah coba telepon salah satu relawan melalui hubungan satelit. Tetap tak bisa," kata Jose saat dihubungi VIVAnews, Senin 31 Mei 2010.

Menurut dia, ada lima relawan dari Mer-C yang ikut dalam kapal relawan kemanusiaan itu. Akibat insiden penembakan Israel, menurut Jose, tiga relawan tewas. "Tapi saya belum bisa pastikan identitasnya," kata dia.

Menurut dia, ada beberapa lembaga kemanusiaan Indonesia yang turun dalam kapal tersebut selain Mer-C, di antaranya Sahabat Al Aqsha dan Hidayatullah.

Relawan MER-C Indonesia yang ikut dalam misi ke Gaza adalah Nur Fitri Moeslim Taher selaku ketua tim dengan anggota dr Arief Rachman, Abdillah Onim, Nur Ikhwan Abadi, dan Muhammad Yasin. Mereka ikut rombongan  misi "Flotilla to Gaza" (kebebasan untuk Gaza) tahun 2010 bersama berbagai elemen dan pegiat kemanusiaan dan hak asasi manusia dari 50 negara yang masuk Gaza pada tanggal 25 Mei 2010.

Sukarelawan dari 50 negara yang ikut misi ini  ada di bawah koordinasi Insani Yardim Vakfi, Turki. Misinya menghentikan blokade militer-politik-ekonomi Israel yang mengepung Gaza dan sudah berjalan hampir 4 tahun ini, serta memakan korban ribuan jiwa. Kapal ini juga membawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan.

(umi)