Anwar Ibrahim Dipastikan Jadi Perdana Menteri Malaysia

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menunjukkan surat suaranya.
Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menunjukkan surat suaranya.
Sumber :
  • AP Photo/Vincent Thian

Ahmad Maslan juga mengatakan MKT UMNO juga bersepakat bahwa semua kader partai yang memperoleh kursi parlemen pada pemilu lalu, mematuhi dan menerima pemerintahan gabungan atau bentuk pemerintahan lainnya yang bakal dibentuk oleh Raja.

Pada Rabu, 23 November 2022, saat menghadap Raja, Pemimpin Utama Barisan Nasional yang juga Pemimpin UMNO telah memberikan surat kepada Raja, di mana dalam surat tersebut menyatakan 30 anggota parlemen BN yang baru terpilih memberikan dukungan kepada PH untuk membentuk pemerintahan dan mendukung Anwar Ibrahim menjadi Perdana Menteri ke-10 Malaysia. 

Istana Negara Malaysia.

Istana Negara Malaysia.

Photo :
  • ANTARA Foto/Agus Setiawan

Sebelumnya, hasil keputusan tertinggi BN memilih menjadi oposisi, dan tidak mendukung koalisi manapun baik dari PH maupun PN. Namun setelah petinggi BN dipanggil Raja ke Istana, MKT UMNO melakukan rapat pada Rabu malam, kemudian keputusan menjadi berubah.

Dewan Tertinggi BN akan membuat keputusan baru pada kamis pagi ini sebelum diumumkan kepada 30 anggota parlemen BN yang baru terpilih.

Jika PH, BN, Warisan bergabung, ditambah lagi dari Independen dan partai-partai kecil yang akan menyusul, serta GPS dan GRS yang akan berubah haluan mengikuti titah Raja, maka pemerintah gabungan ini memiliki dukungan 148 kursi parlemen.

Sebagai informasi, Kamis siang para Raja-raja Malaysia akan berkumpul di Istana Negara untuk melakukan musyawarah khusus untuk membahas permasalahan, dan menentukan solusi terbaik penyelesaian kondisi politik di Malaysia saat ini.

Halaman Selanjutnya
img_title