Anggota DK PBB Tegaskan Status Quo Masjid Al Aqsa

Ilustrasi Dewan Keamanan PBB
Sumber :
  • AP Photo/John Minchillo

VIVA Dunia – Anggota Dewan Keamanan PBB, pada Kamis 5 Januari 2023, menyuarakan keprihatinan dan menekankan perlunya mempertahankan status quo kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

img_title Digerebek Polisi, 9 Pria di Rusun Tanah Tinggi Positif Narkoba, Sabu dan Tembakau Sintetis Disita

Keprihatinan itu disampaikan beberapa hari setelah Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir secara singkat mengunjungi situs tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status quo yang telah berusia puluhan tahun hanya mengizinkan umat Islam untuk beribadah di kompleks tersebut, yakni sebuah situs yang juga dihormati oleh orang Yahudi, yang menyebutnya sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount).

img_title Netanyahu Menang Pemilu Israel, tapi Gagal Raih Mayoritas! Partai Arab Pegang Kunci Kekuasaan

menteri keamanan nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mendatangi Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur.

Photo :
  • Sky.com

Seorang pejabat Israel mengatakan Ben-Gvir mendukung pengaturan yang mengizinkan non-Muslim untuk berkunjung tetapi tidak untuk beribadah.

img_title Terungkap Aliran Uang Rp40 Juta per Pekan ke Menteri 'RAMA' yang Diduga Merujuk Menteri Imipas, Ini Respons KPK

Utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour mendorong Dewan Keamanan untuk mengambil tindakan, namun langkah itu tidak mungkin dilakukan mengingat Amerika Serikat (AS) telah lama terus melindungi Israel.

AS, Rusia, China, Prancis, dan Inggris semuanya memiliki kekuatan veto di Dewan Keamanan PBB.

"Larangan apa yang perlu Israel langgar agar Dewan Keamanan akhirnya mengatakan, cukup sudah," kata Mansour kepada dewan yang terdiri dari 15 negara anggota itu. Dia menuding Israel menunjukkan "penghinaan mutlak".

Pejabat urusan politik senior PBB Khaled Khiari mengatakan kepada Dewan Kemanan bahwa itu merupakan kunjungan pertama yang dilakukan seorang menteri kabinet Israel ke komplek Al Aqsa sejak 2017.

"Meski kunjungan tersebut tidak disertai dengan aksi kekerasan, itu terlihat sangat menghasut mengingat advokasi Ben Gvir di masa lalu untuk perubahan status quo," katanya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan semua pihak untuk tenang dan tidak mengambil tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan di dalam dan sekitar tempat suci tersebut.

Sekjen PBB, Antonio Guterres

Photo :
  • ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan mengatakan kepada wartawan menjelang pertemuan: "Orang-orang Yahudi diizinkan untuk mengunjungi situs tersuci dalam Yudaisme," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini hak setiap orang Yahudi, setiap orang Yahudi. Israel tidak merusak status quo dan tidak berencana melakukannya," kata dia lebih lanjut.

Ben-Gvir sebelumnya pernah menyerukan pengakhiran larangan bagi Yahudi untuk beribadah di situs suci tersebut, tetapi dia tidak berkomitmen terhadap isu tersebut sejak bersekutu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut