Myanmar Perpanjang Keadaan Darurat Selama 6 Bulan

VIVA Militer: Jenderal Min Aung Hlaing
Sumber :
  • aa.com.tr

VIVA Dunia – Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing mengatakan bahwa militer akan mematuhi konstitusi, dan pemilu multipartai harus digelar, menurut laporan stasiun TV pemerintah MRTV. Namun, militer tidak menjelaskan kapan pemilu itu dilaksanakan.

Perayaan HUT ke-497 Jakarta, Heru Budi: Semoga Jakarta Jadi Kota yang Selalu Dicintai Warganya

Junta juga meminta Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional untuk memperpanjang keadaan darurat hingga enam bulan berikutnya.

“Meskipun menurut Pasal 425 Konstitusi, (keadaan darurat) hanya dapat diberlakukan dua kali, situasi saat ini masih belum normal," kata Penjabat Presiden Myanmar Myint Swe dalam pertemuan yang disiarkan MRTV.

Malam Perayaan HUT ke-497 Jakarta, Pengunjung Padati Monas

Parade militer Myanmar pada Maret 2022 usai kudeta militer oleh junta

Photo :
  • AP Photo/Aung Shine Oo

Sejak menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada Februari 2021, junta militer telah memberlakukan keadaan darurat selama dua tahun, termasuk dua kali perpanjangan enam bulan. Status darurat itu seharusnya berakhir pada Januari 2023 dan menurut Konstitusi Myanmar, setelah diperpanjang dua kali, pemilu harus dilaksanakan.

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-497 Jakarta, DPRD DKI Soroti Masalah Kemacetan dan Banjir

Junta sebelumnya berjanji untuk menggelar pemilu pada Agustus tahun ini. Partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), menyebut rencana pemilu itu "palsu" dan mengatakan tidak akan mengakuinya. (Ant/Antara)

Monumen Nasional (Monas) ikon Daerah Khusus Jakarta atau DKJ.

Minggu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat dan Terburuk Ketiga Dunia

Kualitas udara DKI Jakarta, pada Minggu, masuk kategori tidak sehat dan menjadi terburuk nomor tiga di dunia dengan angka 164.

img_title
VIVA.co.id
23 Juni 2024