Arab Saudi Akan Kaji Sistem 4 Hari Kerja dan 3 Hari Libur Dalam Sepekan

Bendera Arab Saudi.
Sumber :
  • Ist

VIVA Dunia – Kerajaan Arab Saudi dikabarkan mempertimbangkan untuk mengganti sistem kerja mereka yakni empat hari dalam seminggu, dan tiga hari libur. Saat ini, Kerajaan menerapkan sistem 5 hari kerja dan dua hari libur per minggu.

img_title Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Akan Ditentukan Hari Ini, Ada Masalah Apa?

Arab Saudi merupakan negara terbaru dari daftar panjang negara yang mempertimbangkan untuk mengganti sistem kerjanya. Sebagai informasi, Uni Emirat Arab (UEA) adalah negara Teluk pertama yang menerapkan sistem 4 hari kerja seminggu, sementara Bahrain dan Oman sedang mempelajari penerapan sistem tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dari media Arab The Siasat Daily, Senin, 13 Maret 2023, Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi mengklarifikasi sedang mempelajari kemungkinan memperpanjang hari libur mingguan selama tiga hari. Kementerian sedang mempelajari sistem tenaga kerja saat ini melalui tinjauan berkala untuk mencapai peningkatan penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan daya tarik pasar untuk investasi lokal dan internasional.

img_title Dubes Yaman Tegaskan Konflik Bukan dengan Arab Saudi, Melainkan Houthi

Ibu Kota Arab Saudi Riyadh

Photo :
  • Aljazeera

Selain itu dijelaskan bahwa rancangan sistem ketenagakerjaan diajukan dalam platform investigasi untuk konsultasi publik.

img_title PBNU Sebut Konflik Kawasan Bukan Pertentangan Antarmazhab

Sebelumnya pada 17 Februari 2022, Kementerian Sumber Daya Manusia Saudi membantah rencana perubahan jam kerja mingguan menjadi empat hari kerja dan tiga hari akhir pekan. Saad Al Hammad, juru bicara kementerian juga membantah hal tersebut.

"Tidak ada kebenaran atas apa yang beredar di media tentang niat kementerian untuk mempelajari masalah pengurangan hari kerja."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada 2023, rencana tersebut kembali mencuat dan sedang dikaji ulang oleh pihak Kerajaan Arab Saudi.

Pasukan Houthi Yaman

Negara-Negara Teluk Bertemu Bahas Kesiapan Militer Hadapi Houthi

Pertemuan luar biasa digelar negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) membahas  tindakan internasional yang “efektif” terhadap kelompok Houthi.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut