Sambut Ramadan, UEA Resmikan Belasan Masjid Baru

Ilustrasi masjid.
Sumber :
  • Freepik/wirestock

VIVA Dunia – Memasuki bulan suci Ramadan 2023, Departemen Urusan Islam di kota Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA), telah meresmikan 15 masjid baru dengan berbagai ukuran dan gaya.

img_title Pemuda Masjid Dunia Rancang Program untuk Pengentasan Kemiskinan

Melansir dari The Siasat Daily, Jumat, 24 Maret 2023, pembukaan belasan masjid baru ini, datang dalam rangka persiapan departemen untuk bulan Ramadan. Selain itu, untuk memfasilitasi akses warga Emirat ke tempat ibadah dan untuk melakukan salat dengan mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masjid Sheikh Sultan bin Zayed.

Photo :
  • Ist.

img_title Terungkap Alasan Maraknya Anak Muda Korea Selatan Memilih Masuk Islam

Lima masjid lagi nantinya juga akan dibuka sebelum akhir bulan suci Ramadan, sebagai bagian dari rencana departemen untuk membuka 20 masjid baru di UEA. Termasuk, untuk memperluas masjid yang ada di daerah, di mana populasinya telah berkembang.

Tim perawatan departemen juga melakukan tur inspeksi untuk memastikan kebersihan masjid dan kebutuhan mereka akan karpet dan sajadah tetap memadai. Tahun ini, bulan suci Ramadan dimulai pada Kamis, 23 Maret 2023. 

img_title Buya Yahya Ungkap Sunnah Keluar Masjid, Ternyata Bisa Amalkan Dua Anjuran Sekaligus

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, menjelang Ramadan juga pemerintah UEA telah memberlakukan karyawan di sektor swasta, untuk bekerja dua jam lebih sedikit. Di UEA sendiri, untuk karyawan biasanya bekerja selama delapan jam, namun saat bulan Ramadan, kerja mereka akan dikurangi menjadi enam jam.

"Sesuai dengan persyaratan dan sifat pekerjaannya, perusahaan dapat menerapkan pola kerja fleksibel atau jarak jauh dalam batas jam kerja harian selama Ramadan," pungkas Kementerian Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi (MoHRE) dalam pernyatannya.

Ilustrasi Minyak Dunia

DPR Sorot Rencana Impor 30 Juta Barel Minyak dari UEA, Ini yang Perlu Dikaji Pemerintah

Anggota DPR Rivqy Abdul Halim meminta pemerintah mengkaji rencana impor 30 juta barel minyak dari UEA, mulai dari kebutuhan kilang hingga dampaknya terhadap subsidi.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut