Respons Kementerian Luar Negeri Rusia Soal Proposal Perdamaian Prabowo

Juru Bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova di St. Peterseburg, Rusia
Sumber :
  • TASS Host Photo Agency Pool via AP

Moskow – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto sempat mengajukan usulan perdamaian (peace plan) antara perang Rusia dan Ukraina, saat hadir dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, pada Sabtu, 3 Juni 2023. Dalam peace plan yang diajukan Prabowo, Kementerian Luar Negeri Rusia angkat bicara mengenai usulan itu. 

img_title Bos OJK Curhat ke Prabowo soal Ancaman MSCI, Akui Penegakan Hukum Pasar Modal Belum Keras

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa pihaknya menghormati semua negara, termasuk organisasi, bahkan pejabat pemerintah yang berkontribusi untuk menyelesaikan konflik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menghormati semua negara, organisasi, bahkan pejabat pemerintah yang berusaha berkontribusi pada penyelesaian damai krisis di Ukraina. Bagaimana pun, setidaknya ada 20 proposal, inisiatif, dan upaya semacam itu," kata Maria Zakharova, pada Kamis, 8 Juni 2023. 

img_title Presiden Prabowo Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Bidik Kebocoran Negara akibat Penyelundupan

Menteri

Photo :
  • 1485983

"Saya hanya bicara tentang usulan resmi, tidak termasuk penilaian para ahli," tambahnya. 

img_title Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Jangan Kita Minder Lagi

Dia menambahkan, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga pernah menegaskan inisiatifnya terkait perlunya gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, dan ketahanan pangan. Dalam hal yang sama, Rusia juga memperhatikan proposal damai yang disampaikan Prabowo. 

"Kami juga memperhatikan inisiatif Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto. Langkah-langkah yang beliau usulkan sebetulnya mencerminkan Perjanjian Minsk yang, seperti yang anda ketahui, malah disabotase oleh rezim Kiev selama delapan tahun dengan dukungan Barat. Kita berbicara tentang gencatan senjata dan penarikan pasukan dan persenjataan dari garis kontak (line of contact)," tulisnya dalam pernyataan di Telegram. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenyataannya, pihak Ukraina tidak melakukan keduanya. Mereka justru terus menghancurkan Donbas dan penduduknya. Lantas, mengapa pula kini Kiev akan bertindak sebaliknya? Menurut saya, hal itu justru menegaskan bahwa, pertama-tama, Kiev memang berniat untuk mengimplementasikan Perjanjian Minsk dan, kedua, itu mengungkapkan sifat terorisme dan ekstremisme rezim Kiev yang sebenarnya," pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta,

Presiden Prabowo Akui Banyak Kekurangan Program MBG, 353 Orang Dipecat dan Minta Pelanggar Dibersihkan

Presiden Prabowo mengakui ada banyak kekurangan dalam program MBG dan meminta pelanggar ditindak tegas. Sebanyak 353 orang disebut telah diberhentikan.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut