5 Negara Ini Pilih Pemimpin Berstatus LGBT
- PBS
Selain perannya dengan negara, Rondelli dikenal sebagai aktivis LGBT yang vokal. San Marino didirikan pada tahun 301 dan merupakan salah satu dari sedikit negara kota Eropa abad pertengahan yang bertahan hingga hari ini, bersama dengan Andorra, Liechtenstein, dan Monako. Negara itu adalah rumah bagi kurang dari 35.000 warga.
3. PM Irlandia Leo Varadkar
Leo Varadkar pemimpin gay pertama di Irlandia
- advocate.com
Varadkar yang merupakan keturunan migran asal India terpilih sebagai Perdana Menteri Irlandia pada Juni 2017 silam. Itu menjadikan Varadkar putra imigran India itu sebagai perdana menteri gay pertama di negara yang dulunya penganut Katolik yang setia, dan orang termuda yang memegang jabatan tersebut.
Meskipun mewarisi ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa, Varadkar akan menghadapi tantangan langsung dalam bentuk keluarnya negara tetangga Inggris dari Uni Eropa, krisis politik di Irlandia Utara, dan krisis perumahan di dalam negeri.
4. PM Luksemburg Xavier Bettel
Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel (kanan)
- ANTARA/REUTERS/Ints Kalnins/tm/am.
PM Luksemburg Xavier Bettel menjadi pemimpin pertama di Uni Eropa yang menikah dengan pasangan sesama jenis. Acara itu digelar pada Mei 2015.
Di Uni Eropa, menjadi adalah pemimpin pertama yang menikah dengan pasangan sesama jenis saat masih berkuasa. Bettel menikahi pasangannya, Gauthier Destenay, dalam sebuah upacara pernikahan yang tertutup di Balai Kota Luksemburg.
Pernikahan itu terjadi setelah pada Juni 2014 lalu parlemen negara tersebut meloloskan undang-undang yang memperbolehkan pasangan sesama jenis untuk menikah.
5. PM Serbia Ana Brnabic
PM Serbia Ana Brnabic
- NDTV/Twitter @anabnarbic
Pada Februari 2019, pasangan LGBT PM Serbia Ana Brnabic, yakni Milica Djurdjic telah melahirkan melalui inseminasi buatan. Bayi itu laki-laki dan diberi nama Igor.
Brnabic menjadi perempuan pertama Serbia dan perdana menteri lesbian pertama di negara tersebut pada Juni 2017. Penunjukannya dipandang sebagai langkah mengejutkan bagi negara Balkan di mana pernikahan sesama jenis tidak diakui.
"Ana Brnabic adalah salah satu perdana menteri pertama yang pasangannya melahirkan saat menjabat... dan yang pertama di dunia dalam pasangan sesama jenis," demikian keterangan kantor PM.
Djurdjic, yang berprofesi sebagai dokter, hamil melalui inseminasi buatan. Dia dan Brnabic bertemu di sebuah bar gay di ibukota, Beograd. Padahal, konstitusi negara secara eksplisit mendefinisikan pernikahan antara pria dan wanita, dan kemitraan sipil gay tidak diakui secara resmi.