Lukashenko Rayu Putin Agar Tidak Hancurkan Wagner

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko.
Sumber :
  • ANTARA/Reuters/Shamil Zhumatov

Putin juga menawarkan mereka kontrak untuk bergabung dengan pasukan kementerian pertahanan Rusia. Dia menyinggung bahwa pemberontakan bersenjata bagaimanapun juga akan ditumpas, tanpa menyebutkan caranya. 

img_title Kemlu Verifikasi Kabar WNI yang Diduga Tewas Saat Bergabung dengan Militer Rusia

Selain itu, Lukashenko mengatakan bahwa Prigozhin telah menerima jaminan keamanan pribadinya, dan keselamatan anak buahnya, untuk meredakan pemberontakan pada Sabtu malam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada pukul lima sore dia menelepon saya dan berkata: 'Saya menerima semua persyaratan Anda. Tapi, apa yang harus saya lakukan? Kami berhenti dan mereka (Rusia) akan menghancurkan kami.'," kata Lukashenko yang meniru pembicaraannya dengan Pemimpin Wagner. 

img_title Warga Surabaya Tewas di Perang Ukraina, Kemlu Minta Rusia Tolak Rekrutan WNI Sebagai Tentara Bayaran

"Saya kemudian menjawab (Prigozhin) bahwa mereka (Rusia) tidak akan melakukannya (penghancuran terhadap tentara Wagner). Saya akan menjamin Anda. Saya akan menanggungnya sendiri," pungkas Lukashenko.

img_title Seorang WNI Jadi Tentara Rusia Tewas Bertempur di Ukraina, Kemlu: KBRI Moskow sedang Melakukan Pendalaman
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Yusril Buka Suara soal Maraknya WNI Jadi Tentara Rusia, Ingatkan Hal Ini

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka suara terkait penyebab WNI yang bergabung dengan militer Rusia

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut