Presiden Belarus Ungkap Bos Wagner Berada di Rusia

VIVA Militer: Bos PMC Wagner Group, Yevgeny Prigozhin
Sumber :
  • scmp.com

Moskow – Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada Kamis mengatakan bahwa pemimpin kelompok Wagner Yevgeny Prigozhin saat ini sudah tidak berada di negaranya melainkan di St. Petersburg, Rusia.

"Mungkin dia pergi ke Moskow, mungkin di tempat lain, tetapi dia tidak berada di wilayah Belarus," kata Lukashenko kepada wartawan saat konferensi pers di ibu kota Minsk.

Lukashenko mengatakan bahwa dia tidak melihat adanya risiko bagi Belarus jika kelompok paramiliter tersebut ditempatkan di negaranya. Dia menambahkan bahwa Wagner dapat dimanfaatkan untuk pertahanan negaranya.

img_title Tiga Titik Karhutla Muncul Bersamaan di Muara Enim, 5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

VIVA Militer: Tentara bayaran PMC Wagner Group Rusia

Photo :
  • spiegel.de

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Presiden Belarus itu juga menyebutkan bahwa para tentara Wagner sedang berada di kamp-kamp permanen mereka setelah mundur dari medan tempur untuk memulihkan diri dan beristirahat.

"Ada rotasi yang normal dilakukan untuk perang semacam itu. Setelah (pertempuran di Ukraina) di Bakhmut, mereka dibawa ke kamp mereka, tempat mereka berada saat ini," ujar dia.

Lukashenko juga menekankan bahwa masalah pemindahan dan penempatan kelompok tentara bayaran itu di Belarus belum diputuskan karena keputusan tersebut tergantung pada manajemen kelompok Wagner dan otoritas Rusia.

Prigozhin pada 24 Juni mengatakan bahwa pasukannya akan menyerbu ibu kota Moskow setelah penyerangan yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Rusia terhadap para petempur Wagner.

Namun, Prigozhin memutuskan untuk menarik mundur pasukannya demi menghindari pertumpahan darah di Rusia. Sejak saat itu, dia pun 'mengungsi' ke Belarus berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh Lukashenko. (Ant/Antara)

img_title BGN Investigasi Penyebab 57 Pelajar Kendari Alami Keluhan Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diuji Lab

Ilustrasi Karhutla

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel untuk Lawan Karhutla

Pemerintah terus mengerahkan kekuatan menangani karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. Hingga September 2026, ada 64 pesawat dan 54.394 personel gabungan diterjunkan.

img_title
VIVA.co.id
20 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut