Jambore Dunia di Korsel Diterpa Isu Pelecehan Seksual

Gelombang Panas Landa Korea, Jambore Pramuka Dunia Bubar
Sumber :
  • (Kim Myung-nyeon/Newsis via AP)

Seoul – Jambore Dunia, yang dilaksanakan di Korea Selatan dilanda oleh segudang masalah. Mulai dari cuaca panas ekstrem, adanya peringatan angin taifun, hingga munculnya dugaan pelecehan seksual. 

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Sekelompok peserta jambore, pada hari Minggu, 6 Agustus 2023, mengklaim bahwa mereka meninggalkan Jambore Pramuka Dunia Saemangeum 2023 karena adanya pelecehan seksual. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka mengatakan harus mengambil tindakan keputusan itu untuk melindungi para remaja, setelah seorang pria masuk ke kamar mandi wanita. 

img_title Mulai Rp200 Jutaan, Ini Pilihan MPV Korea di Indonesia

Gelombang Panas Landa Korea, Jambore Pramuka Dunia Bubar

Photo :
  • (Choe Young-soo/Yonhap melalui AP)

Asosiasi Pramuka Provinsi Jeolla Utara, yang memiliki 80 peserta di jambore termasuk 72 remaja, mengumumkan bahwa mereka akan mundur dari kamp itu pada hari Minggu, setelah seorang pemimpin pramuka Thailand datang ke kamar mandi wanita. 

img_title Kisah Bukang-i, Hiu yang Dua Kali Terdampar di Kanal Pelabuhan Busan

Dia juga menegaskan bahwa ada sekitar 100 saksi yang menyaksikan kejadian itu. 

"Pemimpin pramuka Thailand itu akhirnya diberi peringatan sederhana oleh panitia jambore," kata pejabat pramuka Korea, dikutip dari The Straits Times, Selasa, 8 Agustus 2023.

Dia juga menambahkan bahwa asosiasinya telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian setempat. 

"Keseriusan kasus ini diakui (oleh polisi) dan dipindahkan ke Unit Investigasi Wanita dan Pemuda Badan Kepolisian Jeonbuk,” katanya pada konferensi pers di pusat pers jambore di perkemahan. 

Kritik juga dilayangkan pada panitia jambore, dan mengklaim bahwa mereka tidak mengambil tindakan untuk melindungi para korban atau memisahkan mereka dari pemimpin pramuka yang menerobos ke kamar mandi wanita. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para pramuka mengatakan mereka takut dan tidak ingin tetap berada di perkemahan jambore,” pungkas pejabat setempat.

Ilustrasi Google.

Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

Badan pengawas penyiaran dan telekomunikasi Korea Selatan menyatakan akan menjatuhkan denda gabungan sebesar 63,7 miliar won (Rp866 miliar) kepada Google dan Apple

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut