PBB Kecam Keras Pembunuhan Calon Presiden Ekuador

Sekjen PBB, Antonio Guterres.
Sumber :
  • AP Photo/Hadi Mizban.

Toronto – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Kamis 10 Agustus 2023, mengecam pembunuhan seorang calon presiden di Ekuador.

"Sekretaris Jenderal PBB mengecam keras pembunuhan terhadap salah satu calon presiden Ekuador, Fernando Villavicencio. Serangan semacam ini merupakan sebuah ancaman besar bagi demokrasi dan mereka yang bertanggung jawab harus diadili," bunyi pernyataan juru bicara PBB.

Sekjen Guterres juga menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Ekuador, terutama keluarga Villavicencio.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Fernando Villavicencio mengibarkan bendera Ekuador.

Photo :
  • AP Photo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dalam pernyataan tersebut, Sekjen PBB mengenang pertemuannya dengan Presiden Guillermo Lasso pada 21 Juli yang membahas tentang keamanan​​​ di Ekuador yang semakin memburuk, dampak kejahatan terorganisir serta perlunya meningkatkan upaya nasional dan internasional untuk melawannya.

PBB siap untuk terus mendukung otoritas Ekuador dalam hal mengatasi kekerasan sesuai dengan norma dan standar internasional hak asasi manusia, tulis pernyataan tersebut.

Villavicencio ditembak mati pada Rabu saat meninggalkan rapat umum di ibu kota Quito. Serangan itu berlangsung pukul 18.20 waktu setempat selagi Villavicencio meninggalkan Sekolah Anderson.

Villavicencio, yang dalam jajak pendapat berada di posisi ke-4 dari delapan calon presiden Ekuador, telah membangun kampanye seputar pemberantasan korupsi dan kejahatan.

img_title Gugatan Warga Korban Karhutla Ditolak MK, Ini Alasan Hakim

Tersangka pembacokan terhadap Bobotoh berinisial MIR (29) dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Bogor

Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus pembacokan suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) hingga tewas di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut