Siswa SD Tembak Mati 3 Teman Sekolah Gara-gara Sering Dibully

Siswa SD di Finlandia tembak tiga temannya
Sumber :
  • NBC News

Finlandia – Seorang siswa berusia 12 tahun diduga menembak mati teman sekelasnya dan melukai dua orang lainnya di sebuah sekolah dasar di kota Vantaa, Finlandia Polisi pun akhirnya mengungkpakan bahwa motif pelaku melakukan hal itu karena sering dirundung atau dibully oleh teman-temannya.

img_title BNPB Pastikan Keluarga 2 Orang yang Tewas Imbas Tanah Longsor di Lumajang Dapat Dana Bantuan

Tersangka, yang merupakan seorang siswa kelas enam yang bersekolah di kota Vantaa, di luar Helsinki, ditangkap kurang dari satu jam setelah penembakan pada Selasa pagi. Penembak dan korban semuanya adalah teman sekelas, kata polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Motif tindakan tersebut diketahui sebagai intimidasi,” kata Departemen Kepolisian Uusimaa Timur, yang bertanggung jawab atas penyelidikan tersebut, dalam sebuah pernyataan.

img_title Bukan Gegara Penggerebekan Narkoba, Ini Pemicu Sebenarnya Penembakan dan Penikaman 3 Orang di Kampung Ambon

Ilustrasi kasus penembakan

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

“Saat diinterogasi, tersangka mengatakan dirinya menjadi sasaran perundungan, dan informasi tersebut juga telah dikonfirmasi dalam pemeriksaan awal polisi. Tersangka telah dipindahkan ke sekolah Viertola pada awal tahun ini,” lanjut pihak kepolisian, melansir AP News, Kamis, 4 April 2024.

img_title Bencana Tanah Longsor di Lumajang Dipicu Hujan Deras, 2 Orang Tewas

Penyelidikan awal polisi telah mengkonfirmasi bahwa tersangka sering menjadi sasaran intimidasi, kata penyelidik dalam sebuah pernyataan.

Menurut polisi, pistol yang digunakan dalam penembakan itu didaftarkan atas nama kerabat tersangka. Petugas mengatakan hal ini juga tengah diselidiki sebagai pelanggaran senjata api terpisah.

Polisi telah membuka penyelidikan atas pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Tersangka tidak dapat ditahan polisi karena usianya dan telah diserahkan ke dinas sosial.

Usia minimum pertanggungjawaban pidana di Finlandia adalah 15 tahun, yang berarti tersangka tidak dapat ditangkap secara resmi. Seorang tersangka yang berusia di bawah 15 tahun hanya dapat diinterogasi oleh polisi sebelum diserahkan kepada otoritas kesejahteraan anak.

Investigasi menunjukkan bahwa tersangka mengancam siswa lain dalam perjalanan mereka ke sekolah di lingkungan utara Helsinki. “Tersangka mengancam mereka dengan pistol ketika meninggalkan sekolah Viertola setelah penembakan,” kata polisi.

Bocah tersebut mengenakan masker dan headphone peredam bising saat melakukan penembakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua gadis yang terluka dalam serangan itu masih dirawat di rumah sakit hingga Rabu.

Pada hari Rabu, bendera biru-putih Finlandia dikibarkan setengah tiang dan sejumlah orang termasuk orang tua, guru dan sesama siswa meletakkan bunga dan menyalakan lilin di lanskap bersalju dekat gedung sekolah tempat penembakan terjadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut