Klaim Tangkis 99 Persen Serangan Rudal dan Drone Iran, Pakar Militer Sebut Israel Halu

Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari menunjukkan bangkai rudal Iran
Sumber :
  • AP Photo/Ariel Schalit

Tel Aviv – Pakar militer Israel, Or Fialkov, pada Rabu setempat mengatakan bahwa bahwa pihak berwenang Tel Aviv memberikan informasi palsu tentang drone dan rudal Iran, yang berhasil mereka lumpuhkan selama operasi Teheran melawan Israel pada akhir pekan lalu.

Jokowi Khawatir Perang di Gaza Palestina Makin Dongkrak Harga Minyak Dunia

Sebelumnya, Israel telah mengklaim pada 14 April, setelah Operasi Janji Sejati Iran bahwa 99 persen proyektil yang ditembakkan selama operasi tersebut berhasil dicegat.

“Persentase intersepsi rudal adalah sekitar 84 persen, persentase yang sangat tinggi namun tidak sebanding dengan angka yang diberikan IDF, yang memberi kesan bahwa telah terjadi pencegahan mutlak terhadap semua ancaman dari Iran,” kata Fialkov kepada surat kabar Ibrani, Maariv di sebuah wawancara.

Jokowi Ungkap 'Operasi Senyap' Proses Ambil Alih Freeport dalam 3,5 Tahun

“Ketika mereka mempublikasikan tingkat keberhasilan yang gila-gilaan (99 persen) dan menciptakan kesempurnaan yang palsu, hal itu dapat menyebabkan rasa puas diri baik di kalangan warga negara maupun di kalangan militer,” tambah peneliti Israel tersebut, dikutip dari The Cradle, Kamis, 18 April 2024.

VIVA Militer: Drone tempur milisi Hizbullah

Photo :
  • apnews.com
Israel Serang Rafah, Sri Mulyani Sebut Picu Dampak dan Dinamika Luar Biasa

Dia juga mengatakan bahwa serangan Iran terhadap permukiman akan mengakibatkan korban yang jauh lebih tinggi.

Iran sendiri memilih untuk menargetkan situs militer Israel sebagai gantinya. Setelah operasi Iran, Tel Aviv mengakui bahwa pangkalan udara Nevatim di Israel selatan rusak akibat serangan tersebut.

Angkatan Bersenjata Iran mengatakan pangkalan Nevatim adalah tempat jet Israel lepas landas untuk menyerang Kedutaan Besar Iran di Damaskus.

Selain itu, Teheran juga menargetkan lokasi intelijen di pegunungan Jabal al-Sheikh antara Suriah dan wilayah Israel, yang memberikan informasi intelijen untuk serangan udara Israel terhadap gedung diplomatik Iran di Damaskus, menurut panglima militer Iran Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri.

Pihak berwenang di Iran juga mengatakan bahwa operasi mereka sengaja dibatasi dan diukur, dan bertujuan untuk mengirimkan pesan kuat bahwa Teheran mampu melakukan lebih banyak hal.

VIVA Militer: Rudal hipersonik Iran gagal dibendung sistem Iron Dome Israel

Photo :
  • almaydeen.net

Beberapa pejabat Iran bahkan telah bersumpah akan melakukan serangan yang lebih keras jika Israel meningkatkan situasi dengan memberikan tanggapan.

“Operasi ini menunjukkan bahwa angkatan bersenjata kita sudah siap,” kata Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam pidatonya pada hari Rabu.

Dia juga menambahkan bahwa Operasi Janji Sejati menurunkan kejayaan rezim Zionis.

“Tindakan agresi sekecil apa pun yang dilakukan Israel akan menimbulkan respon yang sengit dan parah,” pungkas Raisi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya