Bulan Kini Mulai Mengkerut

Gerhana Bulan di Malam Tahun Baru
Sumber :
  • AP Photo/Rafiq Maqbool

VIVAnews - Bulan, yang merupakan satelit alami bumi, ternyata mengkerut.  Hasil riset terbaru menunjukkan proses itu terlihat dari berbagai retakan pada kerak bulan. Retakan-retakan yang menyebabkan bulan menyusut itu terbentuk karena proses pendinginan selama miliaran tahun.

Alhasil, diameter benda yang tampak indah dari bumi itu berkurang sekitar 328 kaki atau 100 meter. Tentu saja perubahan ukuran itu tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Diameter bulan sendiri adalah sekitar seperempat dari bumi.

Peneliti menemukan 14 titik yang diyakini telah menyebabkan kerutan di kerak bulan, dalam bentuk seperti jurang yang curam. Hal itu dijelaskan Thomas R. Watters dari Pusat Pengamatan Bumi dan Planet-Planet dari Museum Antariksa dan Udara Smithsonian, AS.

img_title Bukan Sekadar Peta Luas, GTA 6 Disebut Ingin Membuat Dunia Game Terasa Lebih Hidup

Awalnya, peneliti menemukan lereng-lereng curam itu di garis khatulistiwa bulan. Tetapi belakangan, hal itu juga ditemukan di berbagai tempat lainnya. Tebing-tebing curam itu memanjang membentuk suatu kawah kecil yang cenderung menghilang dalam kurun waktu tertentu. Ini menunjukkan lereng-lereng itu terbentuk dalam waktu yang sangat panjang.

"Temuan yang paling menakjubkan adalah bahwa kontraksi itu masih terjadi dan menunjukkan bahwa kerutan bulan terus aktif," kata Watters. (Associated Press | kd)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga:

img_title 10 Shader Minecraft Bedrock yang Bikin Dunia Terlihat Makin Hidup, Gamer Indonesia Wajib Coba!

Pria-pria Terseksi di Dunia

Sanksi untuk Ruhut Sitompul

img_title Minecraft Vanilla Terlihat Sederhana, tetapi Sistem Dunia, Mob, Redstone hingga Eksplorasinya Sangat Dalam

Kematian 10 Seleb Cantik Ini Gemparkan Dunia

Terkuak, Misteri Penyebab Tsunami Samoa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Segala Jenis Teknologi Ada di Sini

Tanda-tanda Pria Matre

Jalanan curam

Jalan Buntu di Turunan Curam Ini Bukan Pajangan, Ada Fungsinya!

Terlihat seperti jalan buntu, jalur penyelamat di turunan curam ternyata berfungsi menghentikan kendaraan yang mengalami rem blong dengan bantuan pasir, kerikil, dan kont

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut