PM Israel Netanyahu Bertemu Donald Trump, Apa yang Dibahas?

PM Israel Netanyahu Bertemu Donald Trump
Sumber :
  • AP News

Florida – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan calon presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik Donald Trump di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, AS pada Jumat, 26 Juli 2024 waktu setempat.

img_title Makin Ganas di Amerika, Mitchell Baker Cetak Dua Gol untuk Georgetown University

Dilansir dari kantor berita AP News, Kedatangan PM Israel ke Amerika Serikat ini adalah upaya PM Israel Benjamin Netanyahu untuk memperbaiki hubungan dengan capres dari Partai Republik Donald Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pada pertemuan hari jumat itu, keduanya menyampaikan optimisme terukur tentang kemajuan menuju kesepakatan gencatan senjata untuk Gaza.

img_title Gianni Infantino Ditekan UEFA, Gaji hingga Hubungan dengan Donald Trump Jadi Masalah

Trump dan Netanyahu mendapatkan kesempatan untuk mengatur ulang hubungan mereka di saat-saat kritis dalam perang antara Israel dan Hamas serta siklus pemilu 2024.

Trump dan Netanyahu memiliki minat yang kuat untuk memulihkan hubungan mereka, baik karena dukungan politik yang didapat dari aliansi mereka maupun karena kilau yang diberikannya kepada masing-masing pendukung konservatif mereka.

img_title Laporan UNICEF: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 340 Anak di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Sebelumnya Trump,yang sering mengklaim dirinya sebagai presiden paling pro-Israel dalam sejarah modern, pernah memuji hubungan pribadinya yang dekat dengan Netanyahu.

Namun, hubungan mereka memburuk dalam beberapa tahun terakhir, dan mantan presiden tersebut enggan berbicara dengannya selama konflik yang sedang berlangsung.

Ketika pemilihan presiden 2020, Netanyahu memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya – sesuatu yang membuat mantan presiden itu marah karena menganggap tindakan itu tidak setia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump juga mengklaim bahwa Netanyahu mengkhianatinya pada bulan-bulan terakhir masa jabatannya, dengan alasan bahwa Israel, pada saat-saat terakhir, menolak untuk berpartisipasi dalam serangan udara tahun 2020 yang menewaskan jenderal Iran  Qasem Soleimani.

Padahal Trump telah memberikan Netanyahu kebebasan penuh selama masa jabatan pertamanya, termasuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron di sela-sela kunjungan di Qatar

Macron Kritik Pedas Trump dan Netanyahu soal Kerusuhan Prancis yang Dikaitkan dengan Imigran Islam

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik para pemimpin dunia yang melontarkan komentar “bodoh” terkait kerusuhan dan penjarahan di sela demonstrasi Sabtu lalu

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut