Presiden Venezuela Blokir X Selama 10 Hari, Ini Alasannya

Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/Marco Bello/Foto Dokumen

Caracas, VIVA – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Kamis, 8 Agustus 2024, mengatakan bahwa ia telah menandatangani dekrit untuk memblokir akses ke platform media sosial X selama 10 hari.

img_title Lula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil untuk Keempat Kalinya

Hal tersebut terjadi setelah sebelumnya Maduro mengatakan bahwa medsos menjadi pemicu kekerasan setelah pemilihan presiden negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maduro mengatakan dia menandatangani dekrit yang diajukan oleh regulator Conatel, yang memutuskan untuk menghentikan jaringan sosial X selama 10 hari.

img_title Jembatan Ambruk di Kupang Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Jenderal Maruli: Jadi Hadiah Natal dari Presiden

X, logo Twitter yang baru.

Photo :
  • GSM Arena

"X keluar dari Venezuela selama 10 hari!" katanya dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah.

img_title Digugat ke MK, Penetapan 26 Anggota Wantimpres Disebut Sudah Sesuai Konstitusi

Maduro dan otoritas pemilu Venezuela mengatakan bahwa presiden memenangkan masa jabatan ketiga dalam pemilu, meskipun oposisi mengklaim kemenangan dan mengatakan memiliki hasil penghitungan suara untuk membuktikannya. Baik Maduro maupun badan pemilu tidak merilis penghitungan suara terperinci.

Pada hari-hari setelah pemungutan suara, protes dari warga Venezuela di seluruh negeri dan luar negeri pecah menuntut Maduro mundur dan menghormati kemenangan kandidat oposisi Edmundo Gonzalez.

Melansir dari India Today, Jumat, 9 Agustus 2024, protes tersebut sebagian besar dipromosikan di media sosial.

Presiden berhaluan kiri itu awal minggu ini telah meminta para pendukungnya untuk juga meninggalkan aplikasi perpesanan WhatsApp dan beralih ke Telegram atau WeChat, dengan mengatakan bahwa aplikasi itu digunakan untuk mengancam keluarga tentara dan polisi.

Maduro juga berselisih pendapat secara terbuka dengan Musk sejak pemilihan umum. Selain melarang jejaring sosial X selama 10 hari, Maduro menuduh Musk menghasut kebencian, perang saudara, dan kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, para menteri luar negeri Meksiko, Kolombia, dan Brasil menegaskan kembali seruan kepada otoritas pemilu Venezuela untuk menerbitkan penghitungan suara dalam sebuah pernyataan bersama.

Pernyataan itu menyusul komentar pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado pada hari Kamis yang meminta Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk memberi kesan kepada Maduro bahwa pilihan terbaiknya adalah berunding dengan oposisi negara itu.

Flávio Bolsonaro

Kabur ke AS, Flavio Bolsonaro Klaim Jadi Presiden Brasil yang Sah

Capres Brasil Flavio Bolsonaro mengeklaim dirinya sebagai presiden yang sah dan bersumpah akan memimpin pihak oposisi untuk melawan Luiz Inacio Lula da Silva

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut