Tentara Suriah Konfirmasi Keruntuhan Rezim Al-Assad

Anti-Pemerintah Kuasai Ibu Kota Damaskus, Suriah (Doc: ANews)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Damaskus, VIVA – Tentara negara Suriah mengatakan kekuasaan Presiden Bashar al-Assad telah berakhir, dan komando tentara memberi tahu prajurit pemerintah bahwa mereka tidak lagi bertugas.

img_title Modus TPPO Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp 620 Juta-Gaji Rp 50 Juta per Bulan

"Rezim Assad telah berakhir," kata Komando militer Suriah, yang memberi tahu para perwira, dikutip dari ANews, Minggu, 8 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tentara Suriah kemudian mengatakan bahwa mereka melanjutkan operasi terhadap "kelompok teroris" di kota-kota utama Hama dan Homs serta di pedesaan Deraa.

img_title Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Hanya Dilatih Sebulan Sebelum Turun ke Medan Perang

VIVA Militer: Presiden Suriah, Bashar al-Assad

Photo :
  • Middle East Eye

Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar al-Assad melarikan diri dari negaranya saat Pasukan Oposisi Suriah (anti-pemerintah) mengepung ibu kota Damaskus, pada hari Minggu.

img_title Seorang WNI Jadi Tentara Rusia Tewas Bertempur di Ukraina, Kemlu: KBRI Moskow sedang Melakukan Pendalaman

Pihak oposisi menyerukan kepada warga negara di luar negeri untuk kembali ke Suriah karena Damaskus telah bebas dari tiran.

"Tiran Bashar al-Assad telah melarikan diri dan kami menyatakan kota Damaskus bebas," kata faksi pemberontak.

Mereka menambahkan bahwa setelah 50 tahun penindasan di bawah pemerintahan Al-Assad, dan 13 tahun kejahatan dan tirani dan pemindahan paksa, mereka mengumumkan bahwa rezim Al-Assad berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini dimulainya era baru bagi Suriah," ujar oposisi.

Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah (tengah)

Fakta Mengejutkan Kasus TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Korban Ada Eks Anggota TNI-Polri

Polisi mengungkap, para korban TPPO tidak ditawari secara eksplisit sebagai tentara bayaran Rusia, tetapi untuk pekerjaan lain, seperti pekerja logistik.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut