Persiapan Musim Haji, Arab Saudi Siapkan 'Jurus' Hadapi Panas Ekstrem

Ibadah haji di Mekkah
Sumber :
  • Istimewa

Riyadh, VIVA – Meninggalnya 1.300 jemaah haji selama ibadah haji di Arab Saudi pada tahun lalu, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh panas ekstrem.

img_title Riset Ungkap Dampak Panas Perkotaan terhadap Kelompok Berpenghasilan Rendah

Menurut para analis, manajemen kerumunan merupakan langkah pertama yang penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa selama musim haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari The Sundaily, Jumat, 10 Januari 2025, suhu udara melonjak hingga 51,8 derajat Celsius di kota suci Mekkah pada Juni lalu saat 1,8 juta jamaah mengikuti ibadah tahunan tersebut.

img_title Bukan Cuma di Pulau Jawa yang 'Panas Menyengat', Jepang Juga Alami Suhu Tak Biasa di Akhir Oktober

Pejabat Saudi mengatakan 83 persen dari 1.301 korban yang tewas, tercatat tidak memiliki izin haji resmi. Oleh karena itu, mereka tidak dapat mengakses fasilitas yang memadai, termasuk tenda ber-AC.

Ilustrasi ibadah haji.

Photo :
  • MCH 2023

img_title Menyejukkan Suhu Udara Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Itu adalah contoh nyata dari malapetaka yang disebabkan oleh panas ekstrem pada tahun 2024, yang menurut Layanan Perubahan Iklim Copernicus pada hari Jumat adalah tahun terpanas yang pernah tercatat.

Sebagian besar jemaah haji berasal dari luar negeri, seorang diplomat mengatakan bahwa sebagian besar kematian terkait dengan panas.

Meskipun Riyadh belum merinci persiapan untuk haji tahun ini, yang masih menunggu lima bulan lagi, pihak berwenang pasti ingin menghindari terulangnya hal itu, menurut Abderrezak Bouchama dari Pusat Penelitian Medis Internasional Raja Abdullah di Arab Saudi.

“Saya pikir mereka terutama akan mengurangi risiko peziarah ilegal,” kata Bouchama, yang telah bekerja dengan pemerintah Saudi selama lebih dari tiga dekade untuk mengurangi kematian akibat panas.

Suasana Jabal Rahmah di Arafah pasca puncak haji 2023.

Photo :
  • MCH 2023 | Lutfi Dwi Pujiastuti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir mereka telah belajar dari kesalahan mereka, jadi kita harus melihat tindakan seperti apa yang telah mereka ambil untuk itu.”

Langkah-langkah lain untuk mengurangi bahaya akibat panas, seperti memperkenalkan sensor yang dapat dikenakan untuk mendeteksi tekanan panas dengan cepat, adalah proyek jangka panjang yang kemungkinan tidak akan diluncurkan pada bulan Juni.

Ilustrasi cuaca panas.

Ngeri! Panas Ekstrem di Eropa Menelan 50 Ribu Korban Jiwa, Angka Kematian Lampaui Rekor 2022

Gelombang panas Eropa pada musim panas 2026 diperkirakan menewaskan 50.391 orang. Sebanyak 32.619 kematian dikaitkan dengan pemanasan akibat aktivitas manusia.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut