Pelapor Khusus PBB: Polandia Harus Menangkap Netanyahu

Francesca Albanese
Sumber :
  • Anadolu Ajansi

London, VIVA - Pelapor khusus PBB Francesca Albanese meminta Polandia menegakkan prinsip keadilan universal dengan menangkap kepala otoritas pemerintahan Israel Benjamin Netanyahu jika yang bersangkutan mengunjungi negara itu, dan menghindari standar ganda.

img_title Pemilu Israel Memanas, Partai Netanyahu Tuduh Partai Arab Lakukan Kecurangan

Pernyataan Albanese tersebut menyoroti kecaman Polandia sebelumnya kepada Mongolia yang gagal menahan Presiden Rusia Vladimir Putin atas perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC), serta mengingatkan pentingnya penerapan hukum internasional secara konsisten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anggota ICC wajib menangkap orang-orang yang menjadi subjek surat perintah #ICC," tulis Albanese.

img_title Pemilu Israel Belum Hasilkan Pemenang, Akankah Netanyahu Hadapi Pemilu Ulang?

"Polandia, yang mengecam Mongolia karena tidak menangkap Putin, harus menangkap Netanyahu, jika ia berkunjung. Penerapan hukum secara selektif mengikis universalitas keadilan internasional dan multilateralisme," tambahnya.

img_title Netanyahu Unggul dalam Exit Poll, Blok Oposisi Siap Jegal Langkahnya

VIVA Militer: Yoav Gallant dan Benjamin Netanyahu

Photo :
  • Flash90/Noam Revkin Fenton

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala otoritas Israrl Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant dikenakan perintah penahanan oleh ICC pada November 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Selain itu, pemerintahan Israel menghadapi gugatan genosida oleh Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantung itu. (ant)

PM Israel Benjamin Netanyahu.

Netanyahu Menang Pemilu Israel, tapi Gagal Raih Mayoritas! Partai Arab Pegang Kunci Kekuasaan

Benjamin Netanyahu ternyata unggul dalam Pemilu Israel 2026 dengan 53 kursi, tetapi gagal meraih mayoritas. Partai Arab sekarang ini mengantongi 19 kursi.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut