Trump: Kekacauan Besar Akan Terjadi di Gaza Jika Sandera Tak Dibebaskan

Pidato Donald Trump usai dilantik sebagai Presiden ke 47 AS
Sumber :
  • Tangkapan layar

Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan pembatalan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas jika semua sandera di wilayah tersebut tidak dibebaskan sebelum Sabtu atau 15 Februari mendatang.

img_title Trump Ancam Bikin AS Defisit Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga

“Menurut pendapat saya, jika semua sandera tidak dikembalikan sebelum Sabtu pukul 12 siang — saya pikir itu waktu yang tepat — saya akan mengatakan, batalkan saja dan biarkan kekecauan terjadi. Saya akan mengatakan bahwa mereka seharusnya dikembalikan sebelum Sabtu pukul 12 siang,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Senin 10 Februari 2025

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan jika mereka tidak dikembalikan — semuanya, bukan sedikit demi sedikit, bukan dua, dan satu, dan tiga, dan empat, dan dua — sebelum Sabtu pukul 12 siang. Setelah itu, saya akan mengatakan, kekacauan besar akan terjadi," tambahnya.

img_title Gaza Menderita, Tepi Barat Membara: PBB Kecam Israel

Hamas membebaskan 3 sandera Israel

Photo :
  • AP

Trump kemudian berkata: "Sabtu pukul 12 siang, dan setelah itu, situasinya akan menjadi sangat berbeda.”

img_title Trump Ingin Akhiri Perang dengan Iran? Begini Faktanya!

Ketika ditanya apakah ia kemungkinan akan tidak melibatkan AS setelah tenggat waktu Sabtu, dia menjawab: “Kita lihat saja nanti.”

Dia juga mengatakan akan mempertimbangkan untuk membatalkan bantuan ke Yordania dan Mesir jika mereka tidak menerima warga Palestina yang direlokasi dari Gaza.

"Ya, mungkin. Tentu, kenapa tidak? Jika mereka tidak mau, saya mungkin akan menahan bantuan, ya," katanya.

Ketika ditanya bagaimana dia akan meyakinkan Raja Yordania untuk menerima lebih banyak warga Palestina, Trump menjawab: "Saya pikir dia akan menerima, dan saya pikir negara lain juga akan menerima. Mereka memiliki hati yang baik."

Sebagaimana diwartakan pada Senin, Hamas menyatakan mereka telah sepenuhnya memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata, tetapi menuduh Israel melanggar empat ketentuan utama.

Hamas bebaskan sandera Israel, Keith Siegel, kepada Palang Merah

Photo :
  • CNN Internasional

Sebelumnya, sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, mengumumkan penundaan pembebasan sandera berikutnya hingga Israel mematuhi semua ketentuan perjanjian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesepakatan gencatan senjata tiga tahap telah berlaku di Gaza sejak 19 Januari, dalam rangka menghentikan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 48.000 orang dan menghancurkan wilayah kantong Palestina tersebut. (ANT)

Presiden AS Donald Trump

Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

Trump mengatakan, peran Selat Hormuz akan berkurang di masa depan, seiring beroperasinya jaringan pipa baru & jalur alternatif pengangkutan minyak lainnya di Timur Tengah

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut