Israel Serang Gaza lagi, 20 Orang Tewas

VIVA Militer: Ilustrasi Pesawat Tempur Luncurkan Serangan Rudal
Sumber :
  • Defense.gov

Gaza, VIVA – Pada Kamis, 4 April 2025, pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara di lingkungan Shuja'iyya, juga di bagian timur Kota Gaza.

img_title Mantan PM dan Oposisi Israel Dukung Eisenkot, Posisi Netanyahu Makin Terancam

Melansir dari Xinhua pada Sabtu, 5 April 2025, serangan itu menewaskan sedikitnya 20 orang, kata otoritas kesehatan yang berpusat di Gaza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seluruh wilayah diserang. Orang-orang takut meninggalkan rumah mereka, dan situasinya menjadi tak tertahankan," kata Ahmed Saeed, seorang penduduk Shuja'iyya.

img_title Masih Buntu, Kapan Israel Bentuk Pemerintahan Baru dan Siapa yang Akan Memimpin?

Ilustrasi Serangan Hizbullah (Doc: The Sundaily)

Photo :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Hamas pun juga mengecam serangan terhadap sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan itu sebagai bagian dari kebijakan sistematis untuk menghancurkan Gaza dan menggusur penduduknya.

img_title Oposisi Israel Berupaya Kuasai Parlemen, Siapkan Langkah untuk Jegal Netanyahu

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyerang militan terkemuka di pusat komando dan kendali Hamas di wilayah Kota Gaza.

"Pusat tersebut telah digunakan oleh para militan untuk merencanakan dan melaksanakan serangan terhadap warga sipil Israel dan pasukan IDF," menurut pernyataan tersebut.

Juru bicara militer Israel, Effie Defrin mengatakan bahwa tentara telah memasuki "tahap baru" dalam serangannya di Gaza.

Dia menambahkan, bahwa mereka telah melakukan lebih dari 600 serangan di daerah kantong tersebut sejak melanjutkan operasi pada 18 Maret 2025.

Serangan Israel yang diperbarui sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.160 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan yang berpusat di Gaza.

Sementara itu, sistem perawatan kesehatan Gaza juga menghadapi kehancuran total karena sumber daya yang semakin menipis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jumlah korban luka meningkat pesat, dan kami kehabisan pasokan medis yang penting. Banyak pasien meninggal karena kurangnya perawatan yang tepat," kata Fadel Naim, Direktur Rumah Sakit Al-Ahli Arab di Kota Gaza.

Naim pun mendesak pembukaan perlintasan perbatasan untuk memfasilitasi pengiriman bantuan medis dan evakuasi warga sipil.

VIVA Militer: Letnan Jenderal (Rav Aluf) Gadi Eisenkot

Keras! Eisenkot Sentil Netanyahu yang Berupaya Gugat Hasil Pemilu Israel

Pemimpin Partai Yashar Israel, Gadi Eisenkot menyatakan upaya Netanyahu dan partainya untuk mempersoalkan hasil pemilihan parlemen pekan lalu serta mendorong pemilu ulang

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut