Paus Fransiskus Wafat Pemimpin Dunia Berkabung, Deretan Doa dan Harapan Mengalir
- (Foto AP/Alessandra Tarantino, Arsip)
Vatikan, VIVA – Para pemimpin di seluruh dunia memberikan penghormatan atas wafatnya Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus.
PM Kanada
Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney mengenang Paus sebagai seorang gembala dengan kejernihan moral yang mendalam, keberanian spiritual, dan belas kasih yang tak terbatas.
"Yang mendefinisikan ulang tanggung jawab moral kepemimpinan di abad ke-21," kata Carney.
Presiden Meksiko
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa "Merupakan kehormatan dan hak istimewa yang besar untuk mengenal Paus."
Dia juga menyebutnya sebagai seorang humanis yang membela orang miskin, perdamaian, dan kesetaraan.
Presiden Brasil
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengatakan, "kkemanusiaan kehilangan suara rasa hormat dan penerimaan terhadap orang lain."
Dalam postingannya, yang berkabung atas kematian Paus, Lula menyoroti bagaimana Paus selalu berdiri di samping orang yang membutuhkan.
"Fransiskus selalu berdiri di samping mereka yang paling membutuhkannya, orang miskin, pengungsi, kaum muda, orang tua, dan korban perang dan segala bentuk prasangka," tambah Lula da Silva, dikutip dari CNN Internasional, Selasa 22 April 2025.
Penyegelan Kediaman Paus Fransiskus (Doc: AP Photo)
- VIVA.co.id/Natania Longdong
Presiden AS
Presiden AS Donald Trump juga mengenang Paus di media sosial, dengan mengatakan, "Semoga Tuhan memberkatinya dan semua yang mencintainya!"
Presiden Kuba
Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel memuji Fransiskus atas pertunjukan kasih sayang dan kedekatan yang hangat, yang ia sampaikan kepada rakyat Kuba.
"Mereka (rakyat Kuba) dengan senang hati mengingat kunjungannya ke negara kamu dan pesan-pesan kasih sayang yang ia sampaikan kepada mereka."
Presiden Kolombia
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan bahwa ia menganggap Paus sebagai sahabat yang baik, dan mengatakan kepergiannya membuatnya merasa agak sendirian.
"Surat-surat kepausannya akan tercatat dalam sejarah jika kita mampu membangun kemanusiaan yang membela kebaikan terbesarnya: Kehidupan."
Presiden Venezuela
Presiden Venezuela Nicolás Maduro mengenang Paus sebagai pembela komunitas-komunitas terpinggirkan, khususnya di belahan bumi selatan, dan menyebutnya sebagai saudara bagi kawasan tersebut dan pemimpin spiritual yang transformatif.