Iran Serukan Dialog Damai, Siap jadi Mediator India dan Pakistan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Teheran, VIVA - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahnya siap jadi mediator perdamaian antara India dengan Pakistan. Omongan Masoud itu disampaikan kepada Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif.

img_title IRGC Gertak AS: Sanksi Satu Dollar ke Iran, Washington bisa Rugi Berkali-kali Lipat

"Iran menyambut setiap langkah yang bertujuan membangun perdamaian abadi antara Pakistan dengan India. Dan, berperan sebagai penengah untuk mencapai tujuan tersebut," demikian pernyataan Pezeshkian dikutip dari Sputnik, Minggu, 8 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tensi hubungan memanas antara India dan Pakistan kembali muncul setelah serangan ekat kota Pahalgam di Jammu dan Kashmir wilayah India pada 22 April. Insiden itu telah menewaskan 25 warga India dan satu warga Nepal.

img_title Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

India mengklaim punya bukti keterkaitan Badan Intelijen Gabungan Lintas Angkatan Pakistan (ISI) dalam serangan tersebut yang disangkal keras oleh Pakistan.

Konflik India-Pakistan Kian Memanas

Photo :
  • (Foto AP/Mukhtar Khan)

img_title Bocornya Informasi soal AS Kekurangan Amunisi dalam Perang Iran Bikin 50 Staf Pentagon Diperiksa

Atas klaim bukti itu, India melalui Kementerian Pertahanan mengumumkan Operasi Sindur pada 7 Mei. Langkah itu sebagai aksi balasan dari serangan pada 22 April.

Adapun Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan pihaknya berhak beri tanggapan atas manuver India.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, setelah berhari-hari memanas dengan saling serang, India dan Pakistan sepakat  menghentikan semua penembakan dan aksi militer di darat, di udara, dan di laut pada 10 Mei.

Selanjutnya, Angkatan Darat India melaporkan setelah pembicaraan antara pejabat militer tinggi dari kedua negara. Pembicaraan itu memutuskan untuk pertimbangkan langkah-langkah segera guna memastikan penarikan pasukan dari perbatasan dan wilayah terdepan. (Ant)

Uang dolar AS dan rupiah.

Rupiah Melemah ke Rp 17.650 saat Pendapatan Kelas Menengah RI Anjlok dan Tensi Iran-AS Kembali Melonjak

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.650 per dolar AS. Posisi itu melemah 8 poin atau 0,05 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.642 per dolar AS.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut