Khamenei Respons Ancaman Trump: Iran Tidak Akan Menyerah!

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • IRNA

Teheran, VIVA – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menegaskan Iran tidak akan menyerah kepada siapa pun, termasuk upaya perang maupun perdamaian yang dipaksakan. 

img_title Mitchell Baker Terpilih di MLS SuperDraft, Bintang Timnas Indonesia Bidik Karier Profesional

Pernyataan Khamenei itu merespons Presiden AS Donald Trump yang mendesak Iran agar menyerah tanpa syarat. Trump juga sesumbar AS dapat dengan mudah melenyapkan pemimpin besar revolusi Iran tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iran tidak akan menerima perang atau perdamaian yang dipaksakan, kami tidak akan menyerah," kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi yang dilaporkan oleh kantor berita Tasnim, Rabu, 18 Juni 2025.

img_title 4 Negara Kompak Bilang Israel Biang Kerok Ketidakstabilan Timur Tengah

Khamenei menegaskan "Iran akan berdiri teguh melawan perang yang dipaksakan, sebagaimana ia akan berdiri teguh melawan perdamaian yang dipaksakan".

Demonstrasi warga Iran dengan mengangkat bendera dan poster pemimpin Khamenei

Photo :
  • AP Photo/Vahid Salemi

img_title Macron Kritik Pedas Trump dan Netanyahu soal Kerusuhan Prancis yang Dikaitkan dengan Imigran Islam

Ia menambahkan bahwa bangsa Iran tidak akan menyerah kepada siapa pun dalam menghadapi tekanan atau paksaan. "Bangsa ini tidak akan menyerah kepada siapa pun dalam menghadapi pemaksaan," ujarnya.

Dalam pidatonya, Khamenei juga menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump kepada Iran. Menurutnya, siapa pun yang memahami sejarah dan karakter bangsa Iran seharusnya mengetahui bahwa "Orang Iran tidak menanggapi dengan baik bahasa ancaman,"

"Orang Amerika harus tahu bahwa setiap intervensi militer AS niscaya akan disertai dengan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," tegas Khamenei.

Pernyataan Khamenei datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, dimana Tel Aviv mulai terang-terangan melibatkan AS dalam perang ini. 

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Amerika Serikat atas pidato terbaru Khamenei tersebut.  

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa, 17 Juni 2025, menyatakan bahwa kesabarannya terhadap Iran "menipis", serta menginginkan agar Iran dapat menyerah tanpa syarat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menyebutkan bahwa Amerika Serikat dapat dengan mudah melenyapkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tetapi memilih untuk tidak mengambil tindakan itu saat ini.

"Kami tahu persis di mana yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' itu bersembunyi. Dia adalah target yang mudah, tetapi aman di sana - Kami tidak akan menghabisinya (membunuhnya!), setidaknya tidak untuk saat ini," tulis Trump dalam sebuah posting Truth Social.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut