Israel Tahan Dua Pegawai WHO di Gaza

VIVA Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Jalur Gaza, Palestina
Sumber :
  • AFP/Zain Jaafar

Gaza, VIVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan militer Israel menahan dua pegawai organisasi itu di rumah mereka di Gaza.

img_title Terungkap Aliran Uang Rp40 Juta per Pekan ke Menteri 'RAMA' yang Diduga Merujuk Menteri Imipas, Ini Respons KPK

"Militer Israel memasuki lokasi, memaksa perempuan dan anak-anak untuk mengungsi dengan berjalan kaki menuju Al-Mawasi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Staf pria dan anggota keluarga diborgol, ditelanjangi, diinterogasi di tempat, dan diperiksa dengan todongan senjata. Dua staf WHO dan dua anggota keluarga ditahan. Tiga orang kemudian dibebaskan, sementara satu anggota staf masih ditahan," kata WHO di X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Invasi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina

Photo :
  • AP/Moti Milrod

img_title KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Potensi Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

WHO mengatakan kehadiran operasional organisasi itu di Gaza telah terganggu, dan perintah evakuasi terbaru berdampak pada beberapa lokasi WHO. 

"Sebagai badan kesehatan utama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kehadiran operasional WHO di Gaza kini terganggu, melumpuhkan upaya untuk mempertahankan sistem kesehatan yang runtuh dan semakin mempersulit upaya bertahan hidup bagi lebih dari dua juta orang," tegas organisasi tersebut.

img_title Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

Pada Senin, menteri luar negeri 25 negara, sebagian besar dari Eropa, menandatangani pernyataan yang menyerukan untuk segera mengakhiri perang di Gaza, dan dimulainya kembali pengiriman bantuan kemanusiaan penuh ke wilayah kantong Palestina. (Ant)

PM Israel Benjamin Netanyahu.

Netanyahu Menang Pemilu Israel, tapi Gagal Raih Mayoritas! Partai Arab Pegang Kunci Kekuasaan

Benjamin Netanyahu ternyata unggul dalam Pemilu Israel 2026 dengan 53 kursi, tetapi gagal meraih mayoritas. Partai Arab sekarang ini mengantongi 19 kursi.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut