Junta Myanmar Cabut Status Darurat usai 4,5 Tahun

Parade militer Myanmar pada Maret 2022 usai kudeta militer oleh junta
Sumber :
  • AP Photo/Aung Shine Oo

Myanmar, VIVA – Junta militer yang berkuasa di Myanmar pada Kamis mencabut status darurat yang telah diberlakukan negara tersebut selama empat setengah tahun.

img_title Antrean BBM di Malang hingga Jember Mengular, ESDM Janji Beres dalam 2 Hari

Langkah tersebut diwajibkan agar dapat menyelenggarakan pemilu umum yang rencananya akan diselenggarakan dalam beberapa bulan mendatang, di tengah perang sipil yang masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak kudeta pada 1 Februari 2021 yang menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi, junta telah berulang kali memperpanjang status darurat akibat konflik berkepanjangan antara militer dan pasukan oposisi, yang terdiri dari warga pro-demokrasi bersenjata dan kelompok milisi dari etnis minoritas.

img_title Bos RNH Travel Umrah yang Buron Ditangkap di Jateng, Ratusan Jemaah Diduga Rugi Rp12 Miliar

“Negara perlu bergerak menuju sistem demokrasi multipartai,” kata juru bicara militer Zaw Min Tun dalam rekaman audio yang dirilis kepada wartawan.

img_title Khalid Basalamah Akui Setor Uang ke KPK Terkait Kasus Korupsi Haji, Totalnya Tembus 554.500 Dolar AS

Pernyataan tersebut disampaikan Tun setelah Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional —badan pengambil keputusan tertinggi di Myanmar yang mencakup pemimpin junta Jenderal Senior Min Aung Hlaing— memutuskan untuk mencabut status darurat.

Kendati demikian, militer secara efektif akan mengecualikan partai Suu Kyi, yang masih berada dalam tahanan, dari pemilihan umum mendatang. Partainya, National League for Democracy (NLD), meraih kemenangan telak dalam pemilu tahun 2020, namun dibubarkan oleh komisi pemilu yang ditunjuk junta pada tahun 2023. (Ant)

Personel TNI AU saat menyiapkan bahan semai di pesawat jenis NC-212 yang melaksanakan OMC dari Lanud Sjamsudin Noor

3 Kali Terbang dalam Sehari, TNI AU Tingkatkan Operasi Hujan Buatan di Kalimantan untuk Atasi Karhutla

TNI AU meningkatkan intensitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan untuk mempercepat turunnya hujan buatan di tengah ancaman karhutla.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut