Jet Tempur Canggih Ini Menembak Dirinya Sendiri!

F-16 Fighting Falcon
Sumber :
  • Angkatan Udara AS

Jakarta, VIVA – Pada tahun 2018, dunia penerbangan militer dikejutkan dengan sebuah insiden unik yang terjadi di Pangkalan Udara Belgia, Florennes. Bukan pertempuran udara, bukan pula latihan tempur, melainkan sebuah kecelakaan konyol yang berakhir dengan kerugian besar.

img_title Wanita Pengemudi Outlander Tabrak Warga hingga Tewas di Surabaya Minta Maaf: Saya Mabuk Berat

Saat itu, sebuah F-16 Fighting Falcon sedang menjalani perawatan rutin. Di lokasi yang sama, ada F-16 lain yang tengah dipersiapkan. Seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, sebuah kesalahan kecil mengubah situasi menjadi bencana besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatuk Tak Sengaja Ditarik

img_title Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Jalur Puncak-Cipanas, 4 Orang Tewas

Dilansir dari Wionews, Selasa, 26 Agustus 2025, seorang teknisi yang berada di dalam kokpit tanpa sengaja menekan kanon M61 Vulcan, senapan Gatling enam laras yang terpasang di hidung jet. Tak disangka, senjata mematikan itu melepaskan tembakan.

Pelurunya mengenai F-16 lain yang sedang terparkir penuh dengan bahan bakar. Dalam hitungan detik, jet tersebut meledak hebat. Bola api besar menyapu area sekitar dan ikut merusak pesawat lain yang berada di dekatnya.

img_title Kronologi Jeep Mercy Tabrak Truk di Tol Jagorawi Tewaskan 2 Orang

Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai salah satu contoh paling konyol dalam sejarah militer modern: sebuah jet tempur yang secara tidak sengaja menembak “wingman”-nya sendiri.

Kerugian Capai $20 Juta

Ledakan tersebut tidak hanya menghancurkan satu F-16, tetapi juga merusak bangunan dan fasilitas pangkalan. Menurut laporan, kerugian yang ditanggung Belgia mencapai sekitar $20 juta atau setara lebih dari Rp300 miliar dengan kurs saat itu.

Bagi sebuah angkatan udara, kehilangan satu jet tempur bukanlah hal kecil. Apalagi F-16 dikenal sebagai tulang punggung pertahanan udara Eropa. Hanya karena sebuah kesalahan perawatan, kerugian besar pun tak terhindarkan.

Selain kerugian materi, insiden ini juga menimbulkan korban luka. Dua teknisi darat mengalami cedera akibat ledakan besar tersebut. Beruntung, keduanya berhasil selamat.

Bagaimana Bisa Terjadi?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana mungkin sebuah jet tempur bisa menembak saat dalam kondisi perawatan? Investigasi mengungkap, hal itu dipicu oleh keteledoran. Senjata seharusnya tidak dalam kondisi aktif dengan peluru tajam terisi penuh saat teknisi melakukan pekerjaan.

Namun, pada insiden tersebut, sistem masih menyala, peluru ada di tempatnya, dan jari teknisi berada di posisi yang salah. Kombinasi itu membuat kecelakaan seolah “takdir” yang sulit dicegah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut