Bukan Cuma Roket, Elon Musk Juga ‘Ngebut’ Lewat Game Boosting

Elon Musk.
Sumber :
  • Stars and Stripes

VIVA –  Nama Elon Musk kembali membuat geger jagat maya. Kali ini, pria 54 tahun itu jadi perbicangan publik bukan karena inovasinya di SpaceX, Tesla atau ‘oprekan’ anyarnya di bidang kecerdasan buatan (AI). Elon tengah mencuri perhatian publik karena gayanya saat bermain game. 

img_title The Elder Scrolls 6: Sentinel Resmi Diumumkan, Penggemar Akhirnya Mendapat Jawaban

Ya, CEO Tesla dan SpaceX itu disebut menggunakan layanan boosting untuk mempercepat progres permainannya di sejumlah gim kompetitif, memicu kembali perdebatan soal etika, efisiensi, hingga arah perkembangan budaya gaming modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, praktik ini juga mulai dianggap sebagai bagian dari gaya hidup digital. Banyak gamer memilih jasa boosting bukan sekadar untuk mengejar peringkat, tetapi juga untuk menghemat waktu.

img_title Ukuran GTA 6 Tembus 212 GB, Ada Bonus Gratis yang Bisa Diklaim Gamer

"Saya ingin menikmati konten endgame tanpa harus grinding berjam-jam," ujar Rafi (24), pemain Valorant asal Jakarta. "Selama prosesnya aman dan tidak curang, menurut saya ini bukan hal yang memalukan."

Ilustrasi game/permainan (Unsplash.com/Sean Do)

Photo :
  • vstory

img_title Playoff MPL ID S18 Siap Digelar di Surabaya, Ini Deretan Pemain Jadi Sorotan

Faktor Waktu Jadi Alasan Utama

Berdasarkan data internal dari Zeusx.com telah terjadi peningkatan lebih dari 300 persen dalam permintaan layanan boosting sejak pertengahan 2024 hingga pertengahan 2025. Game seperti League of Legends, Genshin Impact, Mobile Legends, dan Call of Duty Mobile menjadi yang paling banyak diminati untuk boosting dan pembelian akun tingkat tinggi. 

Zeusx merupakan platform global yang menyediakan layanan boosting dan jual beli akun game, yang kini menjadi pusat perhatian sebagai pionir dalam transaksi aman dan terverifikasi untuk para gamer.

Dalam podcast Lex Fridman beberapa bulan lalu, Elon Musk sendiri pernah menyinggung pandangannya soal waktu dalam sebuah podcast dengan Lex Fridman. "Jika saya bisa mengurangi waktu tempuh menuju hasil, mengapa tidak?" ujarnya.

Pernyataan itu sejalan dengan tren di kalangan gamer modern. Mereka menginginkan pengalaman penuh dari sebuah game, namun enggan menghabiskan waktu berjam-jam untuk progres yang repetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, praktik boosting tidak lepas dari risiko. Banyak penipuan terjadi melalui forum kecil atau transaksi personal di media sosial. Zeusx mengklaim hadir sebagai solusi ekosistem gaming digital global yang aman dan transparan.  

Dari pembelian akun, layanan boosting, top-up, hingga penjualan aset digital, semua dilakukan dengan sistem escrow dan verifikasi internal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut