Bukan Trump! Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado Raih Nobel Perdamaian 2025

Maria Corina Machado dinyatakan sebagai Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2025
Sumber :
  • FB Maria Corina Machado

Oslo, VIVA – María Corina Machado, seorang pemimpin oposisi utama di Venezuela, telah dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian untuk tahun 2025.

img_title Kemendiktisaintek Ungkap Penulis Utama Paper Nobel MBG Catut Nama Prabowo: Bukan Guru Besar dan Dosen

"Beliau menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas kerja kerasnya yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan hak-hak demokrasi bagi rakyat Venezuela, dan atas perjuangannya untuk mencapai transisi yang adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi," demikian pernyataan komite dalam pengumuman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Machado adalah contoh ‘luar biasa’ dari ‘keberanian sipil’, kata Komite Nobel

img_title Nama Prabowo Dicatut dalam Usulan Nobel Perdamaian MBG, Begini Respons Istana

Hadiah Nobel

Photo :
  • Shutter Stock

"Tahun 2025 dianugerahkan kepada seorang pejuang perdamaian yang berani dan berkomitmen, kepada seorang perempuan yang menjaga api demokrasi tetap menyala di tengah kegelapan yang semakin pekat," demikian pernyataan komite mengenai kemenangan Machado.

img_title Venezuela Bersiap Mundur dari Mahkamah Pidana Internasional

Mereka menambahkan: “Sebagai pemimpin Pasukan Demokratik di Venezuela, Maria Corina Machado adalah salah satu contoh keberanian sipil yang paling luar biasa di Amerika Latin.

Baru-baru ini, Machado telah menjadi tokoh pemersatu yang penting dalam oposisi politik yang dulunya sangat terpecah-belah, sebuah oposisi yang menemukan titik temu dalam tuntutan pemilihan umum yang bebas dan pemerintahan yang representatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun lalu, Uni Eropa menganugerahkan penghargaan hak asasi manusia tertingginya kepada Maria Corina Machado bersama politisi oposisi Venezuela lainnya, Edmundo Gonzalez Urrutia.

Parlemen Eropa menyatakan bahwa para pemenang Penghargaan Sakharov untuk Kebebasan Berpikir "mewakili rakyat Venezuela yang berjuang untuk memulihkan kebebasan dan demokrasi".

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Iran ke AS: Kami bukan Venezuela!

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut Teheran berada dalam “perang skala penuh” dengan AS, dan pemerintahannya terus berupaya mengatasi berbagai kesulitan.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut