Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Bebas Usai 20 Hari Dipenjara

Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dijebloskan ke penjara
Sumber :
  • CGTN

Paris, VIVA – Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy telah dibebaskan dari penjara setelah 20 hari dijebloskan ke penjara sambil menunggu banding atas dakwaan konspirasi penggalangan dana dari Libya.

img_title Serikat Pekerja Umumkan Mogok Nasional, Prancis Tutup Museum dan Pusat Kebudayaan

Mobil hitam berkaca gelap milik pria berusia 70 tahun itu terlihat meninggalkan penjara La Sante di Paris menuju rumahnya di bagian barat kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarkozy, yang memimpin Prancis dari tahun 2007 hingga 2012, dipenjara selama lima tahun pada bulan September setelah dinyatakan bersalah atas konspirasi penggalangan dana kampanye dari Libya. Ia memulai hukumannya pada 21 Oktober 2025 lalu. 

img_title Prancis Larang Seluruh Demo pada 24 Oktober, Aturan Jam Malam Berubah-Transportasi Umum Dihentikan

Sebelumnya pada hari Senin, ia telah meminta pengadilan untuk dibebaskan dari penjara sambil menunggu banding.

Sarkozy dilarang meninggalkan Prancis dan tidak boleh berhubungan dengan orang-orang penting, termasuk para terdakwa dan saksi dalam kasus tersebut, kata pengadilan.

img_title Demo Besar Guncang Prancis hingga Belgia, WNI Diingatkan Tak Ikut-ikutan Turun ke Jalan

Dalam sidang hari Senin, Sarkozy, yang berbicara dari penjara melalui tautan video, berargumen bahwa ia selalu memenuhi semua persyaratan keadilan.

"Saya tidak pernah membayangkan akan dipenjara di usia 70 tahun. Cobaan ini dipaksakan kepada saya, dan saya berhasil melewatinya. Berat, sangat berat," ujarnya.

Sidang banding diperkirakan akan berlangsung nanti, kemungkinan pada musim semi.

Sarkozy secara konsisten membantah melakukan kesalahan dan menyebut kasus ini bermotif politik.

Sasaran Pembunuhan

Pembebasannya terjadi setelah laporan bahwa ia menjadi sasaran ancaman pembunuhan di penjara kurang dari sehari setelah menjalani hukuman lima tahun penjara atas tuduhan konspirasi kriminal.

Berita tentang ancaman tersebut muncul setelah ada dua petugas polisi yang ditugaskan sebagai pengawal Sarkozy selama di penjara. Personil polisi ditempatkan di sel-sel terdekat selama masa hukumannya di penjara, untuk memastikan ia tidak mengalami bahaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarkozy dinyatakan bersalah pada bulan September atas tuduhan konspirasi kriminal atas dugaan pendanaan ilegal untuk kampanye pemilihan presiden 2007-nya dengan dana dari Libya.

Ia menjadi mantan pemimpin Prancis pertama yang dipenjara sejak kolaborator Nazi Marsekal Philippe Pétain setelah Perang Dunia Kedua

Presiden Prabowo Bertemu Dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron

Prancis Bersiap Hadapi Gelombang Demonstrasi Baru, Macron Perketat Pengamanan

Prancis bersiap menghadapi gelombang demonstrasi baru pada akhir pekan ini, Jumat (23 Oktober). Persiapan ini dilakukan menyusul dengan kerusuhan saat demo pekan lalu.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut