Venezuela Tolak Kehadiran Pasukan Asing Pasca Serangan AS

Caracas, Venezuela
Sumber :
  • pixabay

Caracas, VIVA – Venezuela menolak kehadiran pasukan asing, kata Menteri Pertahanan Vladimir Padrino setelah Amerika Serikat berhasil melancarkan serangan berskala besar terhadap negara tersebut.

img_title KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Potensi Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

“Venezuela yang merdeka, independen, dan berdaulat menolak dengan segenap kekuatan sejarahnya kehadiran pasukan asing ini yang selama ini hanya membawa kematian, penderitaan, dan kehancuran,” kata Padrino dalam sebuah pesan video, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Padrino mengatakan bahwa Venezuela sedang mengumpulkan informasi terkait jumlah korban luka dan korban meninggal.

img_title Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

“Menghadapi serangan keji dan pengecut yang mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan ini, kami menyampaikan kecaman paling keras kepada komunitas internasional dan seluruh organisasi multilateral untuk mengutuk pemerintah Amerika Serikat atas pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional,” tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Padrino setelah Trump mengatakan bahwa AS berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela, serta mengeklaim bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari Venezuela.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Ia menambahkan bahwa rincian tambahan tentang penangkapan Maduro akan dirilis kemudian, dan sebuah konferensi pers akan digelar pada pukul 11.00 waktu setempat di kediamannya di Mar-a-Lago, di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat. (Ant)

Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Terungkap Aliran Uang Rp40 Juta per Pekan ke Menteri 'RAMA' yang Diduga Merujuk Menteri Imipas, Ini Respons KPK

KPK belum memastikan apakah Menteri Imipas Agus Andrianto akan dipanggil untuk memberikan keterangan dalam sidang kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut