Iran: Negara-negara G7 Munafik

VIVA Militer: Bendera Republik Islam Iran
Sumber :
  • Edarabia

Teheran, VIVA – Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 tentang kesiapan mereka menjatuhkan sanksi baru terkait aksi protes yang melanda negara itu.

img_title AS Setop Seluruh Operasional Maskapai Iran di Dunia, Bandara yang Tetap Melayani Diancam Ini

Kecaman itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran dalam pernyataan yang diunggah di Telegram, seperti dikutip RIA Novosti dikutip Minggu 18 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, G7 menyatakan siap memberlakukan pembatasan tambahan jika pemerintah Iran menentang aksi protes.

img_title Houthi Bikin Konflik Timur Tengah Makin Memanas, Seberapa Kuat dan Benarkah Sulit Dikalahkan?

Kelompok negara itu menyampaikan keprihatinan atas situasi di Iran dan menyerukan agar Teheran menahan diri.

"Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 yang merupakan bentuk campur tangan langsung dalam urusan dalam negeri Republik Islam Iran," kata Kemlu Iran.

img_title Iran Klaim AS Siapkan Serangan Bom Baru, Negara-Negara Timur Tengah Mulai Waspada

Teheran menilai pernyataan tersebut sebagai "bukti nyata sikap palsu dan munafik" G7, yang dipimpin Amerika Serikat, dalam isu hak asasi manusia, kata kementerian itu.

Gelombang protes melanda Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial.

Sejak 8 Januari, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, aksi tersebut semakin intensif. Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir.

Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika demonstran meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Ada laporan soal korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu berusaha melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir.

Trump kemudian mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika pengunjuk rasa terbunuh. Ia juga berjanji mendukung rakyat Iran jika diperlukan. (Ant)

Presiden AS Donald Trump.

Di Sidang PBB, Trump Ancam 'Musnahkan' Iran dan Dorong 'Masuk Neraka'

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB, Donald Trump mengatakan dirinya sedang mempertimbangakan apakah akan memunshkan Iran

img_title
VIVA.co.id
23 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut