Jeffrey Epstein Mata-Mata Israel?
- The Guardian
Epstein sendiri tampaknya mencurigai adanya peran Mossad dalam kematian Maxwell. Dalam sebuah email yang dikirimnya pada 2018 dengan subjek “he was passed away”, Epstein menyinggung kematian Maxwell.
Dalam pesan tersebut, Epstein mengklaim bahwa Maxwell sebelumnya pernah mengancam intelijen Israel dengan mengatakan bahwa jika mereka (Mossad) tidak memberinya 400 juta euro untuk menyelamatkan kerajaan bisnisnya yang runtuh, ia akan membongkar semua hal yang telah ia lakukan untuk mereka.
Epstein juga menuding Maxwell bertindak sebagai operator informal yang mengumpulkan informasi tentang Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet.
Apakah Epstein Menarik bagi Badan Intelijen?
Sebagai seorang finansier internasional dengan jaringan luas di kalangan elite global, sekaligus memiliki informasi sensitif yang berpotensi menjatuhkan banyak pihak, Epstein dinilai sebagai sosok yang sangat menarik bagi badan-badan intelijen.
“Sulit membayangkan Epstein tidak pernah didekati Mossad. Kasusnya mirip dengan Ashraf Marwan. Meski ia tidak lagi dibutuhkan untuk memata-matai Mesir karena kedua negara sudah berdamai, Mossad kembali menjalin kontak dengannya untuk membuka berbagai pintu,” ujar dosen di King’s Collage London, Ahron Bregman.
Namun asumsi ini ditepis oleh Dershowitz. Dershowitz sendiri tokoh kontroversial yang dikenal vokal mendukung Israel. Ia menyatakan bahwa tidak ada badan intelijen yang benar-benar akan mempercayai Epstein. Dershowitz menambahkan, jika Epstein memang agen intelijen, maka ia pasti sudah memberi tahu pengacaranya, yakni dirinya sendiri.
Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu, juga menepis klaim bahwa Epstein adalah agen Mossad. Melalui Twitter, Netanyahu menuliskan kalau hubungan dekat Jeffrey Epstein dengan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel. Justru sebaliknya.
Sumber lain, termasuk Christopher Steele mantan kepala divisi Rusia badan intelijen Inggris MI6 menyebutkan bahwa sangat mungkin Epstein justru direkrut oleh jaringan kejahatan terorganisasi Rusia. Di sisi lain, pemerintah Polandia juga telah membuka penyelidikan terkait dugaan hubungan Epstein dengan intelijen negara Rusia.
Hubungan Epstein dengan Organisasi Terkait Israel
Melalui yayasannya, COUQ Foundation, Epstein tercatat pernah menyalurkan dana ke Friends of the Israeli Defence Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF). Pada 2006, ia menyumbangkan 25.000 dolar AS kepada FIDF dan 15.000 dolar AS kepada JNF.