Menlu AS: Trump Lebih Suka Berunding daripada Perangi Iran

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Marco Rubio
Sumber :
  • Anadolu

Washington, VIVA – Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump lebih memilih menyelesaikan masalah dengan Iran melalui negosiasi, termasuk bila pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, ingin menemui Trump.

img_title Trump Larang Penggunaan Istilah AI, Diganti Jadi Super Intelligence

“Presiden telah mengatakan bahwa pilihannya adalah mencapai kesepakatan dengan Iran. Meskipun itu sangat sulit, dia akan mencoba. Itulah yang sedang kami coba lakukan saat ini,” kata Rubio dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rubio mengatakan bahwa antarnegara perlu saling berinteraksi, seraya menegaskan bahwa ia bekerja “di bawah seorang presiden yang bersedia bertemu dengan siapa pun.”

img_title Kabur usai Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Dapat Visa AS

“Saya cukup yakin untuk mengatakan bahwa jika Ayatollah (Ali Khamenei) ingin bertemu dengan Presiden Trump besok, presiden akan menemuinya, bukan karena ia setuju dengan Ayatollah, tetapi karena ia berpikir itulah cara untuk menyelesaikan masalah di dunia,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan tentang pengerahan kapal induk AS kedua ke Timur Tengah, Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, yang menurutnya merupakan ancaman bagi AS, Eropa, kawasan, dan keamanan global.

img_title Trump Imbau Warganya Tak ke Prancis: Kecuali Anda Suka Revolusi

“Jelas, kami ingin memiliki pasukan di kawasan ini karena Iran telah menunjukkan kemauan dan kemampuan untuk menyerang dan melancarkan serangan terhadap kehadiran Amerika Serikat di kawasan ini,” katanya.

Menlu AS itu menekankan bahwa Washington memiliki pangkalan karena aliansi mereka di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iran telah menunjukkan di masa lalu bahwa mereka bersedia menyerang dan/atau mengancam pangkalan kita,” katanya.

Rubio menambahkan bahwa AS harus memiliki “kekuatan tembak yang cukup di kawasan ini untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dan menyerang kita serta memicu sesuatu yang lebih besar.” (Ant)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump

Trump Klaim Dukungannya Dongkrak Suara Netanyahu di Pemilu Israel

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut bahwa dukungannya membantu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meraih hasil yang lebih baik dari perkiraan

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut