Diserang Israel-AS, Iran Tutup Selat Hormuz

Selat Hormuz, Iran
Sumber :
  • Ist

Beirut, VIVA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari pada Sabtu 28 Februari 2026.

img_title Makin Ganas di Amerika, Mitchell Baker Cetak Dua Gol untuk Georgetown University

"Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran," kata Jabari kepada penyiar Al-Mayadeen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

img_title Jika Perang Kembali Pecah, Garda Revolusi akan Targetkan Kabel Internet di Selat Hormuz

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Perwakilan IRGC mengatakan bahwa Israel "salah perhitungan" dengan menyerang Iran.

img_title Garda Revolusi Sebut Kapal Supertanker Kembali Terbakar Setelah Hantam Ranjau di Selat Hormuz

Dengan mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, Kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke pembelajaran daring di tengah serangan AS dan Israel. (Ant)

Ilustrasi bendera Israel.

4 Negara Kompak Bilang Israel Biang Kerok Ketidakstabilan Timur Tengah

Menteri luar negeri Arab Saudi, Turkiye, Mesir, dan Pakistan menyatakan bahwa pendudukan Israel menjadi sumber utama ketidakstabilan di kawasan dan sekitarnya

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut