Kedubes AS di Riyadh Arab Saudi Ditutup Imbas Serangan Drone

Ilustrasi ledakan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Riyadh, VIVA – Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi, menyatakan tutup pada Selasa 3 Maret setelah terjadi serangan nirawak (drone), serta membatalkan seluruh janji layanan warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat.

img_title Houthi Kembali Bidik Arab Saudi, Rudal Balistik Menuju Taif Berhasil Dicegat

“Kedutaan AS di Arab Saudi tutup pada Selasa, 3 Maret. Semua janji layanan warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat, dibatalkan,” demikian pernyataan kedutaan melalui platform media sosial X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedutaan menambahkan bahwa pemberitahuan untuk tetap berada di tempat perlindungan bagi wilayah Jeddah, Riyadh, dan Dhahran masih berlaku. Warga negara Amerika di Kerajaan Arab Saudi direkomendasikan untuk tetap berada di tempat aman masing-masing.

img_title Kabur usai Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Dapat Visa AS

Pihak kedutaan juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kompleks kedutaan hingga pemberitahuan lebih lanjut akibat serangan terbaru tersebut. Selain itu, kedutaan menyatakan masih membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke instalasi militer di kawasan.

Warga negara Amerika juga didorong untuk meninjau pembaruan peringatan keamanan terbaru, mempertimbangkan kembali rencana perjalanan yang berpotensi terganggu, serta menjaga rencana keselamatan pribadi.

img_title Trump Imbau Warganya Tak ke Prancis: Kecuali Anda Suka Revolusi

Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di ibu kota Arab Saudi menjadi sasaran serangan drone yang menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan tanpa korban jiwa, menurut Kementerian Pertahanan Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang diluncurkan pada Sabtu. Serangan udara tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai tanggapan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. (Ant)

Flávio Bolsonaro

Kabur ke AS, Flavio Bolsonaro Klaim Jadi Presiden Brasil yang Sah

Capres Brasil Flavio Bolsonaro mengeklaim dirinya sebagai presiden yang sah dan bersumpah akan memimpin pihak oposisi untuk melawan Luiz Inacio Lula da Silva

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut