Hacker Iran Handala Klaim Retas Media IranWire yang Didukung CIA

Ilustrasi hacker.
Sumber :
  • Freepik

VIVA – Kelompok peretas siber Handala yang disebut berafiliasi dengan Iran, mengklaim telah meretas dan mengambil alih kendali IranWire, media yang mereka sebut sebagai "anti-Iran".

img_title Jika Perang Kembali Pecah, Garda Revolusi akan Targetkan Kabel Internet di Selat Hormuz

Dalam pernyataan yang dirilisnya, kelompok tersebut menyebut telah menjalankan"operasi kompleks dan terarah" hingga memperoleh akses penuh ke sistem IranWire. Mereka juga menuduh media itu beroperasi dengan bimbingan dan dukungan langsung dari CIA, tanpa menyertakan bukti atas klaim tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Handala menyatakan telah mengekstraksi sejumlah besar dokumen, termasuk komunikasi internal, daftar pihak yang disebut sebagai kolaborator, serta data yang mereka gambarkan sebagai sangat sensitif. Data itu, menurut mereka, telah diamankan dengan enkripsi dan direncanakan untuk diserahkan kepada badan intelijen Republik Islam Iran.

img_title Mehrdad Akhlaqi Ketabchi Jadi Menteri Pertahanan Baru Iran, Langsung Peringatkan Trump

Kelompok tersebut juga menyatakan bahwa mulai saat ini "tidak ada ruang aman untuk pengkhianatan atau spionase." Mereka mengklaim telah mengidentifikasi individu yang pernah berkomunikasi atau bekerja sama dengan IranWire, termasuk pihak yang disebut telah mengirimkan foto, video, atau koordinat kepada dinas asing.

Klaim itu disertai pernyataan bahwa pihak-pihak tersebut kini berada dalam pengawasan berkelanjutan oleh apa yang mereka sebut sebagai "Poros Perlawanan".

img_title Trump Kembali Disorot karena Retorika soal Muslim, Kini Ejek Nama 'Mohammad'

Handala turut memperingatkan bahwa upaya penghapusan data atau pemutusan koneksi disebut tidak akan efektif. Mereka mengklaim jaringan sibernya telah menembus berbagai lapisan sistem dan infrastruktur komunikasi sehingga setiap aktivitas yang dianggap mencurigakan dapat segera terdeteksi dan direkam.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari IranWire maupun otoritas terkait yang dapat mengonfirmasi kebenaran klaim peretasan tersebut.

Retas Email Bos FBI

Kelompok peretas Handala, sebelumnya mengumumkan berhasil membobol akun email pribadi Direktur FBI Kash Patel. Insiden ini terungkap pada Senin, 30 Maret 2026, seperti dilaporkan BleepingComputer. Aksi ini diikuti dengan rilis sejumlah foto dan dokumen milik Patel ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FBI telah mengonfirmaasi peretasan tersebut, menyatakan bahwa data yang dicuri merupakan informasi pribadi dan bukan data milik pemerintah. Pembobolan ini bukan kali pertama bagi Patel.

Pengumuman mengenai penambahan Patel ke daftar korban mereka disampaikan oleh Handala melalui situs webnya pada Jumat, 27 Maret 2026. Kelompok peretas tersebut mengklaim bahwa sistem FBI yang disebut 'tidak dapat ditembus' mampu mereka retas hanya dalam hitungan jam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut