Makkah Segera Miliki Bandara Sendiri
- ANTARA FOTO/Aji Styawan
Al-Rasheed juga menyebut perluasan fasilitas layanan di sekitar Masjidil Haram, termasuk 60 bangunan pemeliharaan dan 32 eskalator listrik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan ibadah haji.
Proyek pengembangan lainnya mencakup peningkatan delapan lokasi di Arafat seluas sekitar 190.000 meter persegi, pembangunan tenda dua lantai di atas lahan 33.000 meter persegi, pembangunan 10 menara hunian berkapasitas 27.000 jemaah, serta pembangunan rumah sakit darurat berkapasitas 200 tempat tidur di Mina.
Dalam upaya keberlanjutan, Komisi melalui Kidana Development Company menanam 20.000 pohon, mengembangkan fasilitas pengelolaan siklus air, serta membangun jalur pejalan kaki yang teduh dan berpendingin dengan luas lebih dari 285.000 meter persegi.
Ia menambahkan, proyek pengelolaan limbah terpadu yang dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian telah menghasilkan penghematan lebih dari 310 juta riyal Saudi melalui peningkatan jaringan air dan sanitasi.
Menurut Al-Rasheed, berbagai pengembangan ini juga akan mendorong sektor swasta, termasuk pembangunan Stasiun West Jamarat yang memungkinkan pelaksanaan Tawaf Al-Ifadah dalam waktu 20 menit dengan kapasitas 20.000 penumpang per jam, serta pembangunan enam pasar publik baru dan peningkatan tiga pasar yang sudah ada.
Ia juga menyebut Komisi menerapkan pendekatan menyeluruh untuk menata ulang kawasan pusat kota, termasuk menambah ruang pejalan kaki hingga 127 persen, menyediakan lebih dari 30.000 meter persegi area teduh, serta meningkatkan pengelolaan arus jemaah untuk mengurangi kepadatan.