Iran Bakal Buka Selat Hormuz Selama 2 Pekan

Selat Hormuz, Iran
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Jakarta, VIVA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.

img_title Makin Ganas di Amerika, Mitchell Baker Cetak Dua Gol untuk Georgetown University

Abbas menyebut, akses tersebut hanya dapat dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan tetap tunduk pada pembatasan teknis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis," tulis Araghchi di platform X, Rabu, 8 April 2026.

img_title Jika Perang Kembali Pecah, Garda Revolusi akan Targetkan Kabel Internet di Selat Hormuz

Sehari sebelumnya, Selasa, 7 April 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran kemudian menegaskan bahwa perundingan dengan AS akan dimulai pada Jumat mendatang di Islamabad, Pakistan.

img_title Gianni Infantino Ditekan UEFA, Gaji hingga Hubungan dengan Donald Trump Jadi Masalah

Menurut Dewan Keamanan Nasional Iran, kesepakatan dengan AS mencakup sejumlah poin penting, antara lain Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah. (Ant)

Presiden Prancis, Emmanuel Macron di sela-sela kunjungan di Qatar

Macron Kritik Pedas Trump dan Netanyahu soal Kerusuhan Prancis yang Dikaitkan dengan Imigran Islam

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik para pemimpin dunia yang melontarkan komentar “bodoh” terkait kerusuhan dan penjarahan di sela demonstrasi Sabtu lalu

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut