Iran Diduga Pakai Satelit China Targetkan Pangkalan Militer AS

750 Titik Pangkalan Militer AS di 80 Negara
Sumber :
  • IST

Jakarta, VIVA – Iran dilaporkan menggunakan satelit mata-mata buatan China untuk menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dalam perang yang dipicu oleh serangan AS dan Israel, demikian klaim surat kabar Inggris Financial Times, Rabu 15 April 2026.

img_title Senjakala Produsen Mobil Eropa, Volkswagen akan Pangkas Lagi 12.000 Pekerja

Media tersebut menyebut laporan itu didasarkan pada dokumen militer yang bocor, citra satelit, serta analisis orbit, yang mengungkap penggunaan satelit buatan China untuk memantau lokasi militer AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut analisis itu, satelit TEE-01B yang diproduksi perusahaan berbasis di China, Earth Eye, dan diluncurkan ke luar angkasa pada akhir 2024, diduga dibeli oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tidak lama setelah diluncurkan.

img_title Tertinggal dari China, Produsen Mobil Jepang Reformasi Total Waktu Pengembangan Mobil, dari 5 Tahun Menjadi 2 Tahun

Pemeriksaan orbit menunjukkan bahwa satelit mata-mata, yang mampu menghasilkan citra dengan resolusi sekitar setengah meter itu, ditempatkan di atas pangkalan militer AS saat serangan drone dan rudal berlangsung.

Target yang dipantau dilaporkan mencakup fasilitas militer AS di Arab Saudi, Yordania, Bahrain, dan Irak.

img_title Parkir di Gang Sempit Bikin Keringat Dingin, Mobil Ini Punya Cara Sendiri

Laporan itu menyebutkan bahwa citra satelit direkam tepat sebelum dan sesudah serangan drone dan rudal, serta mengindikasikan bahwa satelit tersebut kemungkinan digunakan untuk membantu mengarahkan serangan.

Iran juga disebut dalam laporan Financial Times itu, telah memperoleh izin untuk menggunakan stasiun bumi milik perusahaan berbasis di Beijing, Emposat, sehingga memungkinkan akses data satelit tidak hanya dari wilayahnya sendiri, tetapi juga melalui jaringan yang membentang dari Asia hingga Amerika Latin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ahli menilai kondisi ini sebagai perkembangan besar dalam kemampuan intelijen militer Iran dan menyebut transfer teknologi dalam skala tersebut kecil kemungkinan terjadi tanpa persetujuan Beijing.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan tengah mempertimbangkan penerapan tarif sebesar 50 persen terhadap negara-negara yang memberikan dukungan militer kepada Iran. (Ant)

Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker Terpilih di MLS SuperDraft, Bintang Timnas Indonesia Bidik Karier Profesional

Mitchell Baker menjadi salah satu pemain muda yang mencuri perhatian setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Di usianya yang baru menginjak 19 ta

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut