Kemlu: Keluarnya UEA dari OPEC Tak Pengaruhi Hubungan Bilateral dengan RI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang
Sumber :
  • ANTARA/Cindy Frishanti)

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa keluarnya Uni Emirat Arab (UEA) dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) tidak akan memengaruhi hubungan bilateral antara Indonesia dan UEA.

img_title Kemlu Benarkan 3 WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb Yaman, Satu Dikabarkan Tewas

“Kebijakan UEA tersebut tidak memengaruhi hubungan bilateral yang selama ini terjalin maupun kerja sama strategis yang telah terbina antara Indonesia dan UEA,” kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yvonne mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia menilai perkembangan tersebut sebagai bagian dari dinamika tata kelola energi global yang terus berkembang, dan berharap perkembangan itu akan tetap mendukung stabilitas pasar dan keamanan pasokan energi global.

img_title Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Ungkap Kondisi WNI yang Jadi Korban

“Pemerintah Indonesia tentunya akan terus mencermati perkembangan situasi secara menyeluruh serta implikasinya terhadap perekonomian dan ketahanan energi nasional,” kata Yvonne.

Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keputusannya untuk keluar dari OPEC dan OPEC+ yang akan berlaku efektif pada 1 Mei 2026.

img_title Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Ungkap Kondisi WNI yang Jadi Korban

“Keputusan UEA untuk keluar dari OPEC merupakan pilihan strategis yang berdaulat dan didasarkan pada visi ekonomi jangka panjangnya,” kata Direktur Komunikasi Kemlu UEA Afra Mahash Al Hameli di platform X pada 28 April 2026.

UEA menyatakan akan tetap bekerja sama erat dengan para mitra serta memperkuat kerja sama multilateral, meski telah memutuskan keluar dari OPEC. (Ant)

Ilustrasi gempa NTT.

Respon Kemlu Soal Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) angkat bicara soal tawaran bantuan dari pihak luar negeri untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut