Militer Israel Kelimpungan Hadapi Serangan Drone Canggih Hizbullah

PM Israel, Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • ILIA YEFIMOVICH/Pool via REUTERS/File Photo

VIVA –Sebuah laporan dari media lokal menyebut Israel masih mencari cara efektif untuk menghadapi drone canggih milik Hizbullah di Lebanon Selatan. KAN, media penyiaran publik Israel mengutip sejumlah sumber menyebut militer negara tersebut baru-baru ini mulai menempatkan sistem penargetan pintar di Lebanon Selatan guna meningkatkan kemampuan mereka dalam melacak dan mencegat drone Hizbullah.

img_title Jelang Pemilu AS, Israel Tingkatkan Kesiagaan Militer di Tengah Ancaman Iran

Laporan tersebut menyebut ratusan alat bidik malam ’dagger’ telah dibagikan kepada milite Israel untuk meningkatkan akurasi tembakan terhadap target bergerak pada malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman presstv.ir, berdasarkan laporan tersebut, drone milik Hizbullah yang berbasis serat opti kini menjadi salah satu ancaman paling serius bagi militer Israel di Lebanon Selatan. Artinya karena drone tersebut sulit dideteksi dan hingga kini Israel belum mampu mencegatnya secara konsisten.

img_title Presiden Israel Temui Partai Politik Usai Pengumuman Pemilu, Netanyahu atau Eisenkot yang Dipilih?

Akhir bulan lalu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengaku bahwa rudal dan drone Hizbullah menjadi dua ancaman besar bagi negaranya. Dia bahkan meminta para komandan militer Israel untuk segera mencari solusi. Pengakun ini menjadi pengakuan terbuka pertama yang jarang terkait kelemahan militer Israel.

Pada Sabtu lalu, militer Israel mengatakan serangan drone Hizbullah melukai seorang perwira dan dua tentara Israel di Lebanon Selatan. Salah satu korban bahkan dilaporkan dalam kondisi serius.

img_title Eisenkot Siap Gunakan Mayoritas Knesset untuk Akhiri Pemerintahan Netanyahu

Sementara itu, Hizbullah mengklaim telah melakukan sejumlah operasi yang menargetkan kendaraan militer Israel, titik kumpul pasukan, dan posisi-posisi militer di Lebanon selatan. Kelompok tersebut juga menyatakan berhasil mencegat sebuah drone Israel dalam periode yang sama.

Hizbullah menegaskan operasi-operasi tersebut dilakukan sebagai respons langsung atas pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel serta serangan berulang ke wilayah sipil di Lebanon selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski gencatan senjata telah berlaku sejak 17 April dan diperpanjang hingga pertengahan Mei, Israel disebut masih terus melancarkan serangan harian di Lebanon.

Serangan Israel ke Lebanon sejak 2 Maret dilaporkan telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan membuat lebih dari satu juta warga sipil mengungsi.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Mengapa Netanyahu Belum Tentu Jadi PM Meski Unggul dalam Pemilu Israel? Ini Prosesnya

Berbeda dengan negara yang memilih pemimpin secara langsung, kemenangan dalam pemilu Israel tidak otomatis menjadikan pemimpin partai dengan suara kursi terbanyak jadi PM

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut