Korut Kembangkan 'Senjata Bawah Air Rahasia'

Kim Jong Un (Kiri) dan Putrinya, Kim Ju Ae (Kanan)
Sumber :
  • Reuters via Sky News

Pyongyang, VIVA – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan negaranya tengah berencana mengembangkan dan memproduksi "senjata bawah air rahasia" sebagai bagian dari program modernisasi angkatan laut, demikian dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Sabtu.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Menurut KCNA, Kim mengunjungi kapal perusak Kang Kon milik Angkatan Laut Tentara Rakyat Korea pada 4 Juni saat kapal tersebut menjalani uji coba laut untuk menilai kemampuan tempur. Ia juga secara langsung mengamati kinerja kapal selama proses pengujian berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kim menyatakan bahwa pengembangan dan penguatan angkatan laut secara cepat merupakan salah satu tujuan utama kebijakan pertahanan lima tahunan terbaru Korea Utara, tambah KCNA.

img_title Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

Pemimpin Korea Utara itu juga mengatakan bahwa angkatan laut negaranya harus menjadi komponen yang andal dalam sistem penangkalan nuklir serta mampu melancarkan serangan yang "menghancurkan" terhadap musuh kapan saja, baik dari bawah permukaan laut maupun di atas permukaan, menurut laporan kantor berita pemerintah tersebut.

Selain itu, Kim memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan manuver kapal perusak baru tersebut.

img_title Ramai! Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal akibat Pendarahan Otak

Ia juga menetapkan sejumlah tugas untuk penyempurnaan lebih lanjut sistem komando dan kendali kapal buatan dalam negeri agar sejalan dengan tren modern dalam pembangunan kapal perang.

Kim turut menginstruksikan para pejabat terkait untuk menyelesaikan pengujian secepat mungkin dan menyerahkan kapal perusak Choe Hyon serta Kang Kon kepada angkatan laut Korea Utara, lapor KCNA. (Ant)

Bitcoin.

Korea Utara Dituding FBI Bobol Binance hingga Rp113 Triliun, Begini Nasib Dana Pengguna

Binance mengklaim telah mengganti 90 persen dana pengguna yang dicuri dalam peretasan US$6,3 miliar. FBI menyebut kelompok peretas Korea Utara sebagai pelakunya.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut