Langgar Gencatan Senjata, AS Kembali Serang Iran

Trump peragakan atlet transgender saat pidato di depan publik
Sumber :
  • x.com/@ReallyAmerican1

Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 27 Juni 2026 mengatakan, militer AS telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.

img_title Mojtaba Khamenei Dua Kali Lolos dari Serangan Bom AS-Israel, Begini Kondisinya Kini

"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta lokasi radar pantai," kata Trump melalui platform Truth Social.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menyebut, serangan tersebut sebagai respons atas tindakan Iran yang menurutnya "kembali melanggar perjanjian gencatan senjata".

img_title Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat Jika AS-Israel Kembali Gempur Teheran

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Photo :
  • White House

"Ini merupakan respons atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata, lagi!" ujarnya.

img_title Diserang dan Disanksi, Iran Tak Lagi Percaya Berunding dengan AS

Trump juga memperingatkan bahwa Washington dapat mengambil langkah militer yang lebih luas apabila situasi terus memburuk.

"Mungkin akan tiba saatnya ketika kami tidak lagi dapat bersikap masuk akal, dan akan dipaksa untuk menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kami mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!" ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, media Iran melaporkan terjadinya serangan di Pulau Qeshm dan di dekat Kota Sirik, serta di sekitar Kota Pelabuhan Bandar-e Lengeh di bagian selatan negara itu.

Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah menyerang sejumlah target di Iran sebagai tanggapan atas dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz. (Ant).

Iran Rilis Video Penampakan Mojtaba Khamenei (kanan) perdana

Terungkap! Anggota Majelis Ahli Iran Bongkar Fakta di Balik Pengangkatan Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei secara resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran untuk menggantikan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Israel dan AS

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut