Trump: Saya Jadi Target Pembunuhan Nomor Satu Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Sumber :
  • REUTERS/Kylie Cooper

Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa dirinya kemungkinan menjadi sasaran pembunuhan nomor satu oleh Iran.

img_title Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

"Mereka memiliki para pemimpin, namun mereka telah tiada... Mereka memiliki barisan pemimpin lain. Mereka pun bisa saja tiada. Siapa yang tahu?" ujar Trump dalam konferensi pers di Ankara. "Saya juga bisa saja tiada, karena saya adalah target nomor satu mereka."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menambahkan bahwa dia tidak peduli jika menjadi sasaran pembunuhan oleh Iran, karena dia hanya melakukan tugasnya.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Photo :
  • White House

Trump juga mengatakan bahwa peluangnya untuk dibunuh adalah 5,2 persen.

img_title Benjamin Netanyahu Tak Berkutik, Pakar Sebut Indonesia Perlu Tinjau Keanggotaan BoP

"Kehidupan presiden sangat berbahaya dengan risiko 5,2 persen. Bandingkan dengan pembalap mobil atau penunggang banteng yang risikonya hanya sepersepuluh dari 1 persen. Angka 5,2 persen bagi presiden berarti Anda terancam tidak selamat," ujar Trump.

Trump selamat dari tiga upaya pembunuhan, yang pertama terjadi selama rapat umum kampanye di Pennsylvania pada Juli 2024, ketika Trump ditembak di telinga.

Upaya kedua terjadi pada September tahun yang sama di klub golf Trump di Florida. Akhirnya, pada April 2026, penembakan terjadi selama makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih yang dihadiri oleh Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka kemudian didakwa dengan beberapa tuduhan, termasuk percobaan pembunuhan terhadap presiden AS.

Selanjutnya, pada Juni 2026, Biro Investigasi Federal AS melaporkan terungkapnya sebuah rencana yang menargetkan acara UFC di Gedung Putih. Departemen Kehakiman AS kemudian menetapkan rencana tersebut sebagai upaya pembunuhan baru terhadap Trump. (Ant)

Presiden AS Donald Trump.

Iran-AS Belum Resmi Berdamai, Harga Minyak Dunia Sehari Jatuh Terendah Dalam Tiga Bulan Terakhir

Sehari jelang Pemilu Sela Amerika Serikat pada 4 November kabar baik sudah berhembus. Harga minyak dunia serempak turun dalam sehari terakhir ke tingkat harga terendah

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut