Iran Tegas Tangguhkan Perjanjian Damai usai AS Berulang Kali Langgar Komitmen

Ilustrasi Bendera Iran
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi menyatakan, Teheran memutuskan menangguhkan komitmen terhadap memorandum perdamaian, setelah menilai "Amerika Serikat melanggar komitmennya."

img_title Bocornya Informasi soal AS Kekurangan Amunisi dalam Perang Iran Bikin 50 Staf Pentagon Diperiksa

AS telah melanggar dan menghentikan semua komitmennya dalam kerangka Memorandum Islamabad,” kata Gharibabadi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Photo :
  • White House

img_title Trump Ancam Bikin AS Defisit Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga

“Dengan demikian, kami juga telah menangguhkan komitmen kami. Kami tidak akan melaksanakannya karena kami sibuk mempertahankan negara ini,” ujarnya.

Diketahui, ketegangan semakin meningkat di Timur Tengah, setelah AS dan Iran tak kunjung menghentikan saling serang antara mereka.

img_title Iran Makin Berani Lawan AS, Bertekad Lanjutkan Konflik!

Eskalasi militer antara kedua negara tetap meningkat, meski adanya memorandum perdamaian yang diteken pada Juni 2026 lalu yang mediasi Pakistan.

Sebelumnya, memorandum perdamaian itu dilakukan Iran dan AS, untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan damai permanen yang berkelanjutan. (Ant).

Presiden AS Donald Trump

Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

Trump mengatakan, peran Selat Hormuz akan berkurang di masa depan, seiring beroperasinya jaringan pipa baru & jalur alternatif pengangkutan minyak lainnya di Timur Tengah

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut