Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

Ilustrasi Bendera Iran
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan sementara Iran, Brigadir Jenderal Majid Ebn-e-Reza mengatakan, negaranya akan menganggap setiap ancaman dari pihak musuh sebagai ancaman yang nyata, dan layak mendapat perhatian serius.

img_title Bocornya Informasi soal AS Kekurangan Amunisi dalam Perang Iran Bikin 50 Staf Pentagon Diperiksa

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ebn-e-Reza melalui pesan yang diunggah di akun media sosialnya pada Minggu, 2 Agustus 2026, sebagai tanggapan atas ancaman dari pihak yang disebutnya sebagai musuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pernyataan musuh baru-baru ini, meskipun disampaikan dalam kerangka operasi psikologis dan perang kognitif, tetap kami pandang sebagai ancaman yang nyata dan kredibel,” tulis Reza.

img_title Trump Ancam Bikin AS Defisit Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Photo :
  • White House

Dia menegaskan bahwa Iran tidak akan lengah ataupun bersikap pasif.

img_title Iran Makin Berani Lawan AS, Bertekad Lanjutkan Konflik!

“Kami menjadikan setiap ancaman sebagai dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan, dan mengembangkan kemampuan kami,” ujarnya.

Pernyataan menteri Iran itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Hal itu menyusul peringatan keras dari para pejabat Iran, bahwa setiap agresi baru dari AS maupun Israel akan dibalas secara tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, Teheran tetap siap mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan nasionalnya.

“Setiap tindakan permusuhan oleh Amerika Serikat atau Israel, maupun keterlibatan atau kerja sama oleh negara-negara kawasan dalam tindakan semacam itu, akan mendapat respons yang tegas dan proporsional dari angkatan bersenjata Iran yang kuat,” ujar Araghchi. (Ant).

Presiden AS Donald Trump

Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

Trump mengatakan, peran Selat Hormuz akan berkurang di masa depan, seiring beroperasinya jaringan pipa baru & jalur alternatif pengangkutan minyak lainnya di Timur Tengah

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut