3 Singa Betina di Jepang Mati Diduga Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Ilustrasi singa.
Sumber :
  • U-Report

Tokyo, VIVA – Tiga singa betina di Kebun Binatang Tama Tokyo di Jepang mati dalam sepekan terakhir yang diduga akibat cuaca panas ekstrem, menurut pihak kebun binatang pada Selasa 4 Agustus 2026.

img_title 3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla Mulai Beroperasi 12-19 September

"Pemeriksaan postmortem mengungkapkan ketiga hewan tersebut mengalami dehidrasi sistemik dan kegagalan beberapa organ. Kami meyakini cuaca panas juga berdampak pada kondisi mereka," menurut pernyataan kebun binatang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pertengahan Juli, banyak singa di kebun binatang tersebut menunjukkan tanda-tanda lemas dan kehilangan nafsu makan.

img_title Peneliti Jepang buat AI yang bisa 'Lihat Rahasia Gelap' di Dasar Laut

Pada 22 Juli, 10 dari 16 singa memerlukan perawatan, yang beberapa di antaranya memburuk hingga kehilangan nafsu makan, sehingga tidak mampu berdiri dan pingsan.

Meskipun telah dilakukan tindakan pendinginan, pemberian terapi cairan, dan pengobatan; pihak kebun binatang tersebut menyatakan ada tiga singa akhirnya mati.

img_title HP Sering Panas Saat Main Minecraft? Masalahnya Bisa Bukan pada Prosesor, Ini yang Perlu Diperhatikan

Singa itu ialah Mugi berusia tiga tahun mati pada 28 Juli, Ichigo berusia 11 tahun mati pada 31 Juli, dan Luena berusia 15 tahun mati pada 2 Agustus. Disebutkan pula ada tiga singa lain masih dalam kondisi kritis dan tidak mampu berdiri, sementara empat lainnya sudah membaik.

Sejak 23 Juli lalu, pihak kebun binatang menghentikan dan belum akan melanjutkan pertunjukan singa. Diketahui Kebun Binatang Tama saat ini memiliki 13 ekor singa. (Ant)

Ilustrasi Karhutla

180 Personel Militer Jepang Bakal Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memastikan 180 personel militer dari Jepang siap berkontribusi membantu pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut