Iran Serang Pangkalan Militer AS di UAE dan Kuwait

Rudal Iran serang pangkalan militer Amerika di Irak
Sumber :
  • Twitter @sarake89

Jakarta, VIVA – Angkatan bersenjata Iran mengaku telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang berlokasi di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait.

img_title Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

Langkah ini dilakukan Iran sebagai respons atas serangan terbaru yang dilakukan terhadap Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Angkatan bersenjata Republik Islam Iran menyerang pangkalan militer AS di UEA dan Kuwait menggunakan rudal dan drone," menurut pernyataan militer Iran yang dikutip kantor berita Iran, IRNA, Kamis, 3 September 2026.

img_title Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Buka Selat Hormuz

Stasiun televisi Iran Press TV melaporkan bahwa sebuah "sasaran utama" terkena serangan yang dilancarkan ke pangkalan militer AS di Kuwait.

Militer Iran mengatakan serangan di Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber, Kuwait, menyasar sistem komunikasi satelit, gudang, serta hanggar pesawat tempur. Sementara di Pangkalan Udara Al Minhad, UEA, serangan menargetkan lokasi penempatan militer dan radar.

img_title Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir, Ramal Harga Minyak Dunia Bakal Anjlok

Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar terbaru terhadap Iran pada Selasa malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi.

Iran kemudian melakukan serangan balasan dengan menargetkan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. (Ant)

Bendera Arab Saudi.

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Potensi Serangan di Jeddah hingga Makkah, Warga Diimbau Jauhi Area Terbuka

Peringatan dikeluarkan di tengah meningkatnya bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman yang melancarkan serangkaian serangan beberapa hari terakhir

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut